Connect With Us

Pemkot Tangsel Lantik Oknum Pejabat yang Terlibat kasus Narkoba

Denny Bagus Irawan | Jumat, 27 Januari 2017 | 18:00

| Dibaca : 3859

Airin saat mengumumkan perombakan pejabat di lingkungan Pemkot Tangsel. (@TangerangNews.com 2017 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Pemkot Tangsel tetap melantik oknum pejabat yang terlibat dalam kasus narkoba.  Padahal, pejabat di lingkup Pemkot Tangsel itu terbukti dengan adanya putusan dari Pengadilan Negeri Tangerang. Pejabat tersebut dilantik pada 18 Januari 2017 lalu.

 

 “Tidak ada yang kami langgar dalam pelantikan itu. Sudah dia jalani masa hukumannya,” terang Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Jumat (27/1/2017).

 

Menurut Benyamin, tak ada yang dilanggar dalam aturan kepegawaian. Namun, menurut Asisten Komisioner KASN Irwansyah Bone memang vonis untuk PNS yang menggunakan narkoba harus diatas dua tahun penjara.

 

“Kalau diatas dua tahun baru dapat dijatuhi hukuman berat berupa penurunan pangkat dan bebas jabatan. Tetapi, etikanya tidak bisa seperti itu. Bagaimana pun juga dia kan pejabat, akan dicontoh. Kalau ada sanksi kan bisa menjadi contoh dan pembelajaran bagi yang lain,” ujarnya.

 

Selain pegawai yang menggunakan narkoba, Pemkot Tangsel juga hingga saat ini masih menggaji seorang terpindana kasus korupsi yakni Dadang Mpid mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel. Dalam kasus tersebut Dadang divonis empat tahun penjara dalam kasus korupsi alat kesehatan di RSUD Kota Tangsel.

“Harusnya ada tindakan dari kepala daerah dalam hal ini Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, karena kan kalau kita mengacu pada UU ASN harusnya sudah jelas, dipecat. Kaitannya kan karena kejahatan dia saat menjabat. Kalau dibiarkan, pejabat terkait malah dianggap korupsi, karena menguntungkan orang lain,” tuturnya.

TANGSEL
Remaja Curi 16 Kotak Amal Spesialis Beraksi di Tempat Ibadah

Remaja Curi 16 Kotak Amal Spesialis Beraksi di Tempat Ibadah

Kamis, 14 November 2019 | 21:29

TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto mengatakan, FA, 17, remaja yang diamankan pihaknya karena mencuri kotak amal adalah spesialis pencuri di tempat ibadah.

OPINI
Mengantisipasi Peredaran Hoax &  Fake News Jelang Pilkada Serentak 2020

Mengantisipasi Peredaran Hoax & Fake News Jelang Pilkada Serentak 2020

Kamis, 7 November 2019 | 20:20

Hoax dan fake news dua hal yang harus diantisipasi saat berlangsung perhelatan politik, salah satunya Pilkada. Artikel ini mencoba menelaah kedua hal

BANDARA
Bea Cukai Soekarno-Hatta Tegaskan Masyarakat Hindari Jastip

Bea Cukai Soekarno-Hatta Tegaskan Masyarakat Hindari Jastip

Kamis, 14 November 2019 | 21:59

TANGERANGNEWS.com—Bisnis personal shopper atau pelaku jasa titip (jastip) ilegal kian menjamur belakangan ini. Bahkan pelaku jastip terang-terangan menawarkan jasanya melalui media sosial.

"Kinerja yang hebat bukanlah karena keberuntungan. Dibutuhkan fokus, kesungguhan hati dan kerja keras."

Anonymous