Connect With Us

Masyarakat Laporkan Mutasi di Tangsel ke KASN

Denny Bagus Irawan, Agus Riyadi (GES) | Jumat, 3 Februari 2017 | 17:00

Perombakan jabatan atau pemindahan jabatan yang terjadi di Kota Tangsel menimbulkan kegaduhan. Usai Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany melakukan mutasi terhadap 159 pejabat, Kemal Mustafa pria yang menjabat Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pad (@tangerangnews 2017 / Istimewa)

TANGERANGNews.com-Masyarakat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  gerah dengan perangai yang terjadi di Kota Tangsel soal mutasi.

Akhirnya, mereka melaporkan kacaunya mutasi jabatan yang ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta untuk membatalkan pelantikan yang tidak memperhatikan merit sistem, ijazah palsu dan lolosnya PNS yang terkena kasus narkoba.

"Hari ini kami melaporkan ke KASN mengenai keberatan atas mutasi eselon 3 dan 4. Kami meminta agar diadakan pembatalan," terang Yusuf Iskandar, Jumat (3/2/2017).
Ada pun menurut dia keberatan yang dia laporkan adalah karena terjadinya pelantikan pejabat eselon 3B yang dipaksakan oleh pembina kepegawaian sebagai politik balas budi pasca Pilkada. Padahal dari sisi umur dan golongan tidak setara karena banyak diatasnya lebih mumpuni baik usia dan golongan.

"Hal itu bertentangan dengan UU No 5 tahun 2014. Selain itu ada lolos nya PNS yang telah terbukti narkoba tetapi dilantik. Ini bertentangan dengan kampanye masif perang terhadap narkoba," tuturnya.

Bahkan, ada pejabat yang ditangkap karena melakukan pungli pun tetap dilantik. "Belum lagi soal adanya 100 orang PNS yang berijazah STIA Yappan yang sudah jelas bermasalah karena Kementerian sudah umumkan kampus itu dibekukan," terangnya.

Seharusnya, kata Yusuf, dalam pelantikan Pemkot Tangsel dalam hal ini pejabat pembina kepegawaian terlebih dahulu membentuk panitia seleksi. "Sesuai dengan Pasal 115 UU No.5 tahun 2015," tuturnya.

Pemkot Tangsel seharusnya tidak mengendepankan faktor Iike And dislike. Sehingga tidak memenuhi kaidah kopetensi, kualifikasi , kepangkatan, etika, sebagai representasi dari merit sistem dalam manajemen aparatur sipil negara.

"Ini jelas tidak memenuhi prosedur yang sudah ditetapkan," terangnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Tangsel, Apendi mengatakan, pihaknya merasa apa yang dilakukan terhadap mutasi beberapa waktu lalu itu telah sesuai aturan.

"Kalau soal yang narkoaba, kita sudah cek urinenya negatif. Sedangkan karena balas budi, itu sudah sesuai. Lalu soal yang tertangkap sabet pungli, kita masih periksa dengan berkoordinasi terhadap Polres Tangsel. Sedangkan yang berijazah Yappan. Tentunya itu akan kita tindak lanjuti juga, ini karena saya baru," kilahnya.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

TANGSEL
Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:40

Insiden ledakan besar mengguncang kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill