Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNews.com-Sudah hampir delapan bulan pasca robohnya jembatan penyerangan orang (JPO), di Tol BSD, Tangsel, yang roboh dihantam truk pengangkut Crane pada Mei 2016 lalu, pengelola tol ruas Bintaro-Serpong, PT Bintaro Serpong Damai, belum melakukan pembangunan kembali.
Hal ini pun dipertanyakan oleh warga RT 01/06, Kampung Poncol, Kalurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat. Pasalnya, mereka membutuhkan JPO tersbeut sebagai akses antara Kampung Serua dan Poncol di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat.
Suaeb, 60, salah satu warga menyebutkan, warga di kampungnya telah habis kesabaran untuk menunggu janji-janji pengelola tol yang tidak kunjung di realisasikan.
"Kita cuma dijanji-janjikan tanpa ada keseriusan pihak pengelola Tol, dulu bilang Oktober sudah jadi, sudah bisa dilewatin. Terus dibilang akhir tahun 2016, terakhir kabar Februari ini tapi ya sampai sekarang cuma janji-janji saja," katanya, Jumat (3/2/2017).
Ditambahkan Suaeb, keberadaan JPO yang dahulu berdiri di KM7+400 itu sangat penting buat membantu aktifitas warga di dua Kampung Poncol dan Kampung Sawah.
"Kalau begini Kita yang dirugikan, jadi harus jalan lebih jauh karena harus memutar. Memang bisa juga lewat pinggir rel kereta listrik tapi apa Kita harus bertaruh nyawa," katanya.
Arif, 27, pedagang lontong sayur di tempat itu, mengaku, dirinya harus berputar jauh untuk berjualan keliling kampung. Dia berharap JPO yang pernah dijanjikan pengelola Tol bisa segera terbangun.
"Jelas terbantu kalau ada JPO, kalau sekarang jadi harus muter lewat pasar Jombang. Ya mudah-mudahan bisa cepet dibangun, karena bermanfaat banget buat pejalan kaki," pungkasnya,
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.
Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews