Connect With Us

Pria Ini Hancur Berkeping-keping tertabrak Kereta di Rawa Buntu

Denny Bagus Irawan | Kamis, 9 Februari 2017 | 07:00

Ilustrasi Kereta Api (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Abdul Muis seorang pria kelahiran Pati pada 8 Januari 1971 yang merupakan warga Jatinegara Kaum, RT 3/3 Kecamatan Pulau Gading, Jakarta Timur hancur berkeping-keping setelah tertabrak kereta di dekat Stasiun Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel pada Rabu 8 Februari 2017 pukul 20.10 WIB.

 

AKP Mansuri, Kasubag Humas Polres Kota Tangsel mengatakan, sekitar pukul 20.10 WIB  petugas stasiun Rawabuntu mendapat informasi dari masinis bahwa ada orang tertabrak kereta tidak jauh dari stasiun.

:”Kemudian disampaikan kepada saksi di lokasi dan dilakukan pengecekan,” ujar Mansuri, Kamis (9/2/2017).  


Ternyata benar ada korban tertabak kereta di lintasan kereta.  Lokasinya, persis di lintasaran kereta api RT 02/ 02 Kelurahan Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.

“Lalu dilaporkan ke Polsek Serpong,” katanya,

Mansuri mengatakan, kondisi tubuh korban hancur terpotong potong terseret dan terlindas kereta api.

“Kemudian bagian-bagian tubuh di kumpulkan ke kantong mayat dan dikirim ke RSUD Tangerang untuk di visum mayat,” terangnya.

 

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Ayah dan Anak Terduga Pelaku Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Ditangkap saat Hendak Kabur ke Jateng

Ayah dan Anak Terduga Pelaku Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Ditangkap saat Hendak Kabur ke Jateng

Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:11

Dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang pedagang cilok di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berhasil diamankan polisi saat hendak melarikan diri ke Jawa Tengah.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill