Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNews.com-Dimas seorang remaja berusia 18 tahun, warga Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis (16/2/2017) pagi menggorok leher ibunya sendiri.
Dimas memang diduga depresi, bahkan rencananya pagi ini akan dibawa ke Pandeglang untuk berobat. Namun, belum sampai berobat, Dimas sudah menghabisi Titin Nurbaiti (50) di kediamannya Gang Masjid Nurul Huda RT 02 / RW 03 Ciputat, Tangsel.
Kapolsek Ciputat, Kompol Tatang Syarief, menyebutkan peristiwa itu berawal dari percekcokan yang terjadi antara Dimas dengan ibunya yang berjualan nasi uduk.
"Peristiwanya sekitar jam 06.30 WIB. Masyarakat melaporkan bahwa ada keributan di rumah korban. Setelah ke lokasi, korban sudah tewas oleh anaknya sendiri," terang Tatang pada Kamis (16/2/2017).
Menurut Tatang, korban mengalami luka bacok di bagian kepala, jari-jari kelingking dan jari manis yang putus. "Kami masih dalami apa motifnya," katanya.
Namun, begitu sampai di lokasi, pihaknya langsung mengamankan tersangka yang berada di TKP. "Tidak ada perlawanan. Kami bawa ke Mapolsek. Informasi sementara dari keluarga korban memang pelaku ini mengalami depresi," kata Tatang.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews