Connect With Us

PNS Tangsel Ini Buka-bukaan Kasus Airin & Matoda soal Promosi Jabatan

Ray | Jumat, 10 Maret 2017 | 12:00

Perombakan jabatan atau pemindahan jabatan yang terjadi di Kota Tangsel menimbulkan kegaduhan. Usai Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany melakukan mutasi terhadap 159 pejabat, Kemal Mustafa pria yang menjabat Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pad (@tangerangnews 2017 / Istimewa)

TANGERANGNews.com-Setelah pada Rabu (11/1/2017) lalu membongkar keburukan tata kelola pemerintah di Kota Tangsel, seorang pejabat di kota itu kembali membuat pernyataan heboh. Dia adalah Kemal Mustapa, pejabat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel.

Kini Kemal muncul di dengan video yang diunggahnya di laman YouTube pada  Selasa (7/3/2017). Video-nya pun hingga Jumat (10/3/2017) telah ditonton 3.350 orang dan mendapat like 59 orang. 

Kemal mengatakan, "Perkenalkan saya Kemal MS, ASN atau pegawai negeri sipil di Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Saat ini saya bertugas di Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Melaporkan dugaan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi saat mutasi, promosi, pengisian jabatan di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan bulan Januari 2017 lalu,".

"Laporan selengkapnya secara tertulis sudah disampaikan kepada Bapak melalui surat, juga kepada bapak-bapak ketua KPK, ketua Komisi ASN, Menteri Dalam Negeri, Menteri PAN RB, dan lain lainnya.

Laporan ini dilandasi arahan bapak presiden setelah adanya OTT KPK terhadap bupati Klaten sebagai tersangka perdagangan jabatan. Dugaan penyimpangan yang terjadi, sebelumnya mohon maaf bapak presiden, indikasinya jauh lebih dahsyat lagi, sepertinya mengarah kepada hal yang lebih buruk dari perdagangan jabatan," lanjutnya.

"Hal yang lebih buruk dari perdagangan jabatan dalam mutasi di Tangsel itu, kata Kemal, diduga kepada pelestarian kekuasaan".



"Indikasi penyimpangan yang terjadi adalah antara lain, satu, wali kota mengesampingkan integritas, kapabilitas, dan kredibilitas dalam mengangkat seorang pejabat. Contohnya diangkatnya pejabat yang berkinerja rendah, berintegritas rendah, tidak kapabel, dan kredibilitasnya buruk menjadi seorang pejabat yang sangat berpengaruh dalam menghitam-putihkan kinerja OPD di daerah. Yaitu menjadi inspektur, kepala inspektorat.

Padahal sebelumnya yang bersangkutan sebelumnya kepala dinas yang kepemimpinannya selalu bermasalah. Hampir semua pejabat di bawahnya kerap dipanggil aparat hukum, diperiksa, dimintai keterangan terkait penyimpangan-penyimpangan yang mengarah terjadinya tindak pidana korupsi yang dilaporkan masyarakat. Hal ini bisa dikonfirmasi kepada penegak hukum terkait," terangnya.

"Pengangkatan yang bersangkutan sebagai inspektur, diduga kuat untuk mengamankan kasus-kasus korupsi. Memang dugaan-dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tangerang Selatan ini sangat banyak. Hampir semua OPD terindikasi korupsi. Terutama OPD yang dipimpin sang inspektur tersebut,".

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill