Connect With Us

PNS Tangsel Sudah Tahu Akan Banyak Yang Bantu Airin

Denny Bagus Irawan | Selasa, 14 Maret 2017 | 16:04

| Dibaca : 2232

Spanduk Kecam Kemal marak bermunculan di sekitar Pemkot Tangsel, Selasa (14/03/2017). Kemal dalam laman YouTube-nya membicarakan tentang proses penembakan pejabat yang tak fair, bahkan bicara soal korupsi yang ditutupi selama ini oleh Airin Rachmi Diany s (Tangerangnews / Denny Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) Kemal MS yang membuat video di channel Youtube terkait carut marutnya sistem mutasi siap hadapi rentetan laporan anak buah Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. 

"Seharusnya mereka buka-bukaan, bukan malah menutupi. Saya sudah tahu akan banyak yang seperti ini (laporan ke polisi)," terang Kemal, Selasa (14/3/2017). 

Kemal yang merupakan pejabat eselon III ini blak - blakan ke khalayak publik. Ia bahkan menulis surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo yang diunggahnya ke Youtube.

"Saya punya bukti kok, sudah disiapkan bukti - bukti yang ada. Tahun kemarin juga sudah saya laporkan ke KPK (Komisi Pemeriksaan Korupsi)," ujar Kemal. 

Apa motif Kemal mengunggah video itu? 

"Motifnya ya biar pemerintahan Tangsel menjadi lebih baik lagi, jangan ada yang menyimpang lagi," kata Kemal.

Apakah Kemal merasa dirugikan atas sanksi dari Airin. 

"Saya dilaporin polisi silahkan saja, di-non jobkan boleh - boleh saja. Ya itu sudah konsekuensi, tapi saya sudah siapkan bukti - buktinya, jadinya ini memang bukan fitnah," paparnya. 

Kemal pun memang dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel. 

Hal itu dikarenakan dia mengunggah Video berjudul 'Surat terbuka untuk Bapak Presiden Ir H Joko Widodo dari Ir Kemal MS’, Sejak diunggah 7 Maret lalu, video ini berhasil menarik perhatian sebanyak 6.291 orang untuk menontonnya.

Dalam video berdurasi 7:24 menit itu, Kemal masih mengenakan seragam PNS. Dia merekam dirinya saat membaca surat pernyataan kekecewaat atas carut marutnya mutasi dan rotasi di Tangsel yang dianggap tak profesional.

Selain itu, proses seleksi tidak sesuai dengan jenjang pendidikan, sampai adanya dugaan pejabat PNS lain tersandung hukum namun masih dipertahankan. "KASN juga sudah tahu kok," ujarnya. 

Saat ditanya soal adanya bentangan spanduk yang menolak keras pernyataan dirinya. 

Kemal pun tahu akan ada reaksi besar memusuhinya, karena hal itu adalah fakta sehingga dapat mengganggu semua yang berkepentingan atas perbuatan negatif.

"Pasti akan muncul seperti itu. Saya berhadapan dengan siapa, tahu sendiri," ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota  Tangsel Banyamin Davnie membantah tudingan Kemal. 

"Memang ada yang tidak sesuai bidang. Banyak pertimbangan, karena kalau harus sesuai ijazah kita tidak ada orang. Tapi kita lihat kemampuan, kepemimpinannya, moralitasnya, disiplinnya, integritasnya dan juga rekam jejak yang bersangkutan," tutur Benyamin.

WISATA
Nikmatnya Menyantap Ikan Pecak Cisadane di Tangsel

Nikmatnya Menyantap Ikan Pecak Cisadane di Tangsel

Minggu, 27 Agustus 2017 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Bagi warga Tangerang Selatan dan sekitarnya, menikmati berbagai sajian kuliner dari berbagai penjuru Nusantara bahkan mancanegara bukan lah sesuatu hal yang sulit. Pasalnya beragam pusat kuliner mewah dan lengkap banyak dibangun para pen

KOTA TANGERANG
Festival Al-Azhom ke-6 Kembali Digelar

Festival Al-Azhom ke-6 Kembali Digelar

Rabu, 20 September 2017 | 14:00

Festival Al-Azhom ke-6 Kembali Digelar

OPINI
Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Jumat, 25 Agustus 2017 | 10:00

Justru yang menakutkan bagi kita adalah, kekhawatiran mewabahnya Madaari di negeri kita. Orang yang marah, punya rencana untuk membalas dendam dengan caranya sendiri. Tentu saja kita tak ingin hal itu terjadi. Akan timbul anarkisme massa yang sulit dibend

KAB. TANGERANG
Jual Tramadol, Warga Pakuhaji ini Terancam Denda Rp1 Miliar

Jual Tramadol, Warga Pakuhaji ini Terancam Denda Rp1 Miliar

Rabu, 20 September 2017 | 16:00

Jual Tramadol, Warga Pakuhaji ini Terancam Denda Rp1 Miliar

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie