Connect With Us

Video ASN yang buka 'Aib' Airin & Mathoda Diserang Hackers, Kemal Upload Baru

Yudi Adiyatna | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:00

Kemal MS (@tangerangnews 2017 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.COM-Video curhatan seorang pejabat aparatur sipil Negara (ASN) Ir Kemal MS  tentang yang terjadi di Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di-hack- seseorang sehingga tidak dapat ditonton kembali. Hal itu dikatakan Kemal saat ditemui pada Kamis (16/3/2017).

" Ya betul, video saya kemarin ada yang meng-hack. Jadi tidak bisa dibuka oleh siapapun. Tetapi sekarang sudah diperbaiki dan bisa di akses kembali, " pungkas Kemal ketika ditemui.

Menurut Kemal, sebelumnya  video dirinya sudah 9.000 kali ditonton. Kini, karena di-hack, video yang sempat hilang di laman Youtube itu kembali lagi dari nol viewers-nya.

Kemal menjanjikan, masyarakat yang masih ingin melihat video  dirinya yang membongkar ‘aib’ Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Kepala Inspektur Kota Tangsel Mathoda  kini sudah dapat kembali ditonton dengan mencari kata Ir.Kemal MS di Youtube. Video tersebut adalah bagian dari aksi Kemal sebelumnya yang mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi.

Saat ditanya apakah dia tidak takut akan dilaporkan ke pihak kepolisian, sebab ada rencana Airin meminta bawahannya untuk melaporkan Kemal. Dirinya pun menanggapi-nya dengan tenang.

“Yang harus takut dilaporkan ke polisi itu maling. Ya koruptor, tukang manipulasi jabatan, saya mah atuh apa yang mau dikorupsi," ujarnya pelan.

Sebelumnya,  video berdurasi 7: 24 menit itu sengaja dia rekam saat membaca surat pernyataan kekecewaan atas carut marutnya mutasi dan rotasi di Tangsel yang dianggap tak profesional.


Sementara itu, Kordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) Suhendar mengatakan, mengapresiasi dan mendukung langkah yang dilakukan Kemal. Dia berharap Pemkot Tangsel bisa merespons dengan baik apa yang dilakukan Kemal. “Itu kritik yang baik,” ujarnya.

 

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill