Connect With Us

Situ Gintung di Tangsel Mulai Disesaki Keramba dan Sampah

Denny Bagus Irawan | Minggu, 19 Maret 2017 | 18:00

Keramba dan Sampah di Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangsel. Pemkot Tangsel diharapkan segera mengantisipasi agar peristiwa tanggul yang jebol pada 2009 lalu tak terjadi kembali. Sebab, diketahui sebelumnya. Peristiwa 2009 lalu disebabkan ka (Istimewa / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Situ Gintung yang berlokasi di Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang pada 2009 lalu pernah jebol hingga menewaskan sekitar 58 orang lebih telah dibangun kembali tanggulnya. Seperti diketahui tanggul tersebut telah dibangun kembali 2011 pasca jebol pada 2009.

 

Penyebab tanggul jebol karena  fungsi situ yang berubah. Pemandangan itu pun akhir ini kembali terlihat.  Menurut Heru Hendratmoko, seorang warga sekitar. "Situ Gintung Minggu (19/3) pukul  17.04 WIB. Makin penuh keramba dan sampah. Apa kabar mbak Airin?" tulisnya dalam twitter.

Ade Iva Wicaksono  juga mengatakan, dirinya juga mengalami hal yang sama kala melihat Situ Gintung terkini. "Sabtu minggu lari pagi di sana terasa, banget semakin kotor sekeliling situ. Mungkin harus ada gerakan masyarakat mendesak Pemda segera," ujarnya.


Pemkot Tangsel harus disadarkan, jangan sampai lagi peristiwa serupa terjadi karena berubahnya fungsi dari Situ Gintung.
Seperti diketahui, akibatnya  air dengan kapasitas 2 juta meter kubik pada 2009 lalu itu. Air  menghantam ratusan rumah warga hingga rata dengan tanah.

Korban yang tewas kebanyakan saat itu sedang tertidur pulas.  Mereka tidak bisa menyelamatkan diri karena tumpahan air menenggelamkan rumah mereka. Korban yang tewas umumnya keluarga yang rumahnya berjarak 500 meter dari lokasi tanggul. Mereka tewas dan hilang setelah tanggul sejanpang 15 meter Situ Gintung yang berlokasi di RT 01/08 jebol.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Geger! Mayat Bayi Terbungkus Kain Ditemukan di Saluran Irigasi Sindang Jaya

Geger! Mayat Bayi Terbungkus Kain Ditemukan di Saluran Irigasi Sindang Jaya

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:18

Warga Kampung Kendal Lalamping, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, dihebohkan dengan penemuan mayat bayi mengambang di saluran irigasi, pada Jumat 13 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill