Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 94 dari 177 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan akan melaksanakan Ujian Nasional berbasis online pada tanggal 2, 3, 4 dan 8 Mei 2017 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Taryono kepada TangerangNews.com, Jumat (31/3/2017). "Ada 94 dari 177 SMP yang sudah siap melaksanakan ujian berbasis komputer, sisanya masih manual," katanya.
Dia menjelaskan, jumlah siswa-siswi yang akan ikut UN di Kota Tangsel ada sebanyak 17.721 orang. "Rinciannya, peserta dari SMP negeri mencapai 6.839 orang dan SMP swasta 10.822 orang," katanya.
Taryono mengatakan, Dindik Tangsel telah melaksanakan simulasi untuk ujian menggunakan komputer tersebut. "Kami sudah melaksanakan simulasi atau ujicoba ujian nasional berbasis komputer tersebut di 94 sekolah SMP dari 177 total SMP di Tangsel. sementara sisanya masih ujian manual menggunakan pinsil dan kertas," terangnya.
Untuk mengantisipasi adanya gangguan pasokan listrik dan jaringan internet selama berlangsungnya ujian tersebut, Taryono mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke pihak PLN dan Telkom.
"Hasil simulasi, semua berjalan lancar, tidak ada kendala di infrastruktur, jaringan internet maupun Sumber daya Manusianya (operator dan teknisi), bahkan kami sudah melayangkan surat resmi ke PLN dan telkom untuk meminta jaminan kelancaran koneksi listrik dan sambungan internet," tandasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 116 kasus perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang 2026.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews