Connect With Us

39 Pejabat Duel Seleksi Lelang Jabatan di Tangsel

Yudi Adiyatna | Minggu, 2 April 2017 | 21:00

Wali Kota Tangsel Airin melantik pejabat baru (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bursa lelang jabatan eselon II B pada lingkup Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi diikuti  39 pejabat. Mereka yang melamar telah  menyertakan dokumen administrasi terhitung, Minggu (02/04/2017).

Harry Mulya Zein, Kepala Sekretariat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyatakan, bahwa regulasi seleksi calon pejabat untuk menempati lima OPD yang dilelang sudah sesuai prosedur.

Harry menyebut, pihaknya sampai saat ini terus melakukan koordinasi dengan Panitia Seleksi (Pansel).

Harry menjelaskan, bahwa tahap setelah berkas diterima oleh Pansel adalah pelamar  akan melalui tahap selanjutnya. "Seperti pengumpulan makalah, assesment serta wawancara dan lainnya," ujarnya.


Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel Apendi yang juga Sekretaris Tim Pansel menyebut, bahwa pihaknya berusaha rekrutmen saat itu transparan. "Semua berjalan transparan, apa adanya tanpa ditutup-tutupi” kata Apendi saat dihubungi.

Apendi menambahkan, hingga kini Pansel masih memeriksa kelengkapan berkas milik masing-masing pelamar. Pemeriksaan berkas butuh kejelian serta kecermatan untuk mencegah terjadinya kesalahan dokumen milik pelamar.

"Dokumen tersebut seperti legalisir ijazah , laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dari 40 orang yang melamar, hanya 39 orang yang melengkapi dokumen persyaratan," tutupnya.

Sementara itu, Taryono Plt.Kepala Dindik Tangsel yang juga ikut seleksi lelang jabatan ini menuturkan siap melaksanakan tugas dimanapun. "Prinsipnya kita sebagai pegawai siap melaksanakan tugas di manapun dan sebagai apapun," tutur Taryono.

Saat ditanya mengapa dia ikut seleksi tersebut, Taryono mengungkapkan. "Saya merasa pengabdian saya lebih dibutuhkan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Semoga langkah saya benar," ujarnya.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill