Connect With Us

Dibekukan malalui SK Careteker, Wakil Ketua Kadin Tangsel Merasa Bukan Sanksi

Denny Bagus Irawan | Senin, 3 April 2017 | 14:00

Kadin Banten Sahkan Careteker Tangsel, Kemal Pasya Minta Maaf (Tangerangnews / Denny Bagoes Irawan)


TANGERANGNEWS.com-Pengurus Kadin Tangsel berbeda pendapat mengenai adanya Surat Keputusan yang dikeluarkan Kadin Banten mengenai pengesahan caretaker.  Dengan keluarnya surat keputusan tersebut, seluruh pengurus Kadin Tangsel di-era Ketua Kemal Pasya menjadi lumpuh.


“Saya secara pribadi tidak memandang itu sebagai sanksi. Saya lihatnya Pak Kemal bersama kami memang tidak siap menggelar Musyawarah Kota. Soal sanksi, saya enggak tahu itu boleh ditanya ke Kadin Banten,” ujar  Prishendarmin, Senin (3/4/2017).

Seperti diketahui, Kadin Banten mengeluarkann surat keputusan  Skep/001/DP/Kadin-Banten/II/2017 tentang pengesahan careteker untuk Kadin Kota Tangsel pada 28 Februari 2017 lalu.

Saat ditanya apakah dirinya setuju dengan gugatan untuk Kadin Banten yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Kadin Tangsel, Eldika Sabda Lubis ke Kadin pusat (Indonesia)  Prishendarmin mengatakan, dirinya tidak bisa menyampaikan pendapat.

“Prinsipnya itu sah-sah saja gugatan yang dilayangkan Pak Sabda, tetapi saya setuju juga tidak, tidak setuju juga enggak. Saya Abstain soal gugatan itu," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Kadin Tangsel, Eldika Sabda Lubis menggugat Kadin Banten mencabut dan menyatakan tidak berlakunya SK caretaker. Dasar dari gugatan tersebut menurut Sabda, karena pada November 2016 lalu sebenarnya Kadin Kota Tangsel telah menyampaikan surat secara resmi kepada Kadin Provinsi Banten untuk melaksanakan musyawarah kota (Mukota).

Namun, pada 28 November 2016 Kadin Banten menjawab surat tersebut.  Isi surat balasan tersebut memuat agar Kadin Tangsel mengundur pelaksanaan Mukota, karena saat itu akan digelar Pilkada Banten.

"Nih isi suratnya, mereka meminta agar ditunda satu bulan dari ketentuan AD/ART serta PO Kadin demi keamanan. Tiba-tiba saja dengan semena-mena, mereka mengeluarkan surat SK Careteker," tuturnya.

Menurut Sabda, segala tindakan maupun kebijakan organisasi pada dasarnya ada aturan, baik itu yang ditentukan pada AD/ART maupun pada PO.  Seharusnyanya, menurut dia, Kadin Banten memberikan hak kepada Kadin Kota Tangsel sebagai bagian dalam etika beroganisasi.


"Konsideran mereka hanya satu-satunya, tidak ada yang lain selain soal Mukota. Jelas ini tidak bisa diterima, selain tidak benar. Hal ini juga dapat menjadi penghalang buat pengurus untuk maju menjadi calon ketua," terangnya.


 

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

KAB. TANGERANG
Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Kamis, 24 September 2026 | 21:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi membentuk tim investigasi khusus guna mengusut dugaan kasus tindakan asusila yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna terhadap bawahannya

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

BANTEN
Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Kamis, 24 September 2026 | 20:45

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna atas laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial B.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill