KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Warga di Jalan Lombok RT 02/10 Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, pada Selasa (11/4/2017) digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki paruh baya. Jasad pria yang belakangan diketahui bernama Muhamad Zaini itu tergeletak di atas lantai samping musala Al-Hikmah sekitar pukul 11.45 siang.
"Saya mengenal korban, dia itu Tuna Wisma. Saat itu saya ingin membantu untuk menjaga di perumahan, ketika itu korban tergeletak di lantai. Saat saya mendekat. Ternyata sudah tak bernafas dan sudah dikerubungi lalat," ujar Supriyadi, Selasa (11/4/2017).
Menurut dia, Muhamad Zaini yang berusia 40 tahun itu berasal dari Kendal Jawa Timur. Korban diduga mengidap sakit. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, hanya ada bekas muntah dan bercak darah dibaju korban.
Atas kejadian tersebut, aparat dari Polres Tangsel turun melakukan proses penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander mengatakan, bahwa dugaan sementara meninggalnya korban karena sakit,. Pihaknya hingga sore tadi masih menunggu hasil identifikasi tubuh korban. "Dugaan sementara karena sakit, diduga stroke ringan. Tetapi kita sedang menunggu hasil visum,” ungkapnya.
Sekitar pukul 16.00 wib korban dievakuasi menggunakan ambulans DKI Jakarta Pusat dengan nomor polisi B 7321 IO jenis Minibus L300 untuk divisum di RS Fatmawati Jaksel.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews