Connect With Us

Kena Pungli saat ajaran Baru? Yuk lapor ke SENDU

Yudi Adiyatna | Jumat, 28 April 2017 | 08:00

Ilustrasi Pungli Sekolah (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Musim Tahun ajaran baru bagi siswa sekolah merupakan saat yang amat dinantikan oleh para siswa. Selain menjadi lompatan untuk naik ke tahapan (kelas) selanjutnya, juga biasanya menjadi saat yang menyenangkan untuk mereka bisa menikmati liburan sekolah sebelum memasuki ajaran baru.


Berbeda dengan siswa, Tahun ajaran baru bagi para orang tua terkadang menimbulkan kecemasan tersendiri.
Biasanya orangtua cemas, sebab dengan datangnya musim ajaran baru ada biaya-biaya pendidikan yang dikenakan bagi siswa agar bisa lanjut ke jenjang berikutnya .


Besar kecil biaya pendidikan yang dikenakan setiap ajaran baru bervariasi, ada sekolah yang mengenakan biaya pendidikan yang minimal atau sesuai dengan ketentuan, tapi terkadang banyak juga sekolah yang memungut biaya Pendidikan di luar dari angka kewajaran atau pungli.

Untuk itu, sebagian kelompok anak muda di Tangerang Selatan, yang terdiri dari organisasi TRUTH,IKASAKTI,KOHATI Pamulang, Korps Peduli Bangsa dan GEMA AKSI pada Rabu,27 April 2017 kemarin di Sekretariat TRUTH, Pamulang meluncurkan SENDU (Sentra Pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru).

Posko pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya temuan Pungli atau hal-hal lain yang dianggap tidak sesuai dengan peraturan perundangan.

"Cara kerja program SENDU sendiri nantinya tiap tim anggota akan turun ke setiap sekolah melakukan pengawasan. Selain itu kami juga membuka pelaporan melalui SMS Gateway ke nomor 7281 dengan format TranparancyTangerang (spasi) (aduan)," tutur Oki Anda Awaludin, Pengurus TRUTH.

"Masyarakat juga bisa datang ke sekretariat kami untuk menyampaikan laporan pengaduan di Jalan Menteng Raya, Blok D1 No 20, Perumahan Griya Jakarta , Pamulang -Tangsel, atau melalui website tangerangtransparency.org/PengaduanPPDB," terang Oki.

Selain itu tiap laporan yang masuk ke SENDU juga akan kami teruskan ke aplikasi LAPOR! (aplikasi pengaduan masyarakat yang dikelola kantor staff kepresidenan)

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono ketika dihubungi TangerangNews.com menyambut baik adanya kerja-kerja pengawasan dalam memantau proses penerimaan siswa di Tahun ajaran baru.


"Saya menyambut baik program tersebut, untuk sama-sama kita meningkatkan layanan pendidikan di Tangsel," ujarnya. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill