Connect With Us

Longsor Susulan Membuat warga Setu Tangsel Panik

Yudi Adiyatna | Selasa, 9 Mei 2017 | 22:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mendatangi lokasi longsor, Selasa (9/5/2017) malam. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Longsor susulan kembali terjadi di wilayah Kampung Koceak Kelurahan Keranggan,Kecamatan Setu Tangsel, Selasa (9/5/2017) malam ini.

Longsor yang telah mengakibatkan rumah ambruk ke dalam tebing setinggi 20 meter itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Jelas saja hal itu membuat panik puluhan warga dan relawan BPBD yang ada di lokasi.

Sebelumnya, diberitakan pada pagi tadi lima rumah di lokasi yang sama menjadi korban longsor. Penghuni yang rumahnya retak pun terpaksa diungsikan.

Lurah Keranggan Agus Mudi yang langsung meninjau lokasi bencana.

Longsor tersebut mengakibatkan 10 rumah tambahan mengalami keretakan bangunan dan masuk kategori rawan bencana susulan.

" Saat ini ada tambahan 10 rumah yang rawan bencana, dan langsung kita evakuasi kan penghuni nya," terang Agus Muhdi.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill