Connect With Us

Longsor Susulan Membuat warga Setu Tangsel Panik

Yudi Adiyatna | Selasa, 9 Mei 2017 | 22:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mendatangi lokasi longsor, Selasa (9/5/2017) malam. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Longsor susulan kembali terjadi di wilayah Kampung Koceak Kelurahan Keranggan,Kecamatan Setu Tangsel, Selasa (9/5/2017) malam ini.

Longsor yang telah mengakibatkan rumah ambruk ke dalam tebing setinggi 20 meter itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Jelas saja hal itu membuat panik puluhan warga dan relawan BPBD yang ada di lokasi.

Sebelumnya, diberitakan pada pagi tadi lima rumah di lokasi yang sama menjadi korban longsor. Penghuni yang rumahnya retak pun terpaksa diungsikan.

Lurah Keranggan Agus Mudi yang langsung meninjau lokasi bencana.

Longsor tersebut mengakibatkan 10 rumah tambahan mengalami keretakan bangunan dan masuk kategori rawan bencana susulan.

" Saat ini ada tambahan 10 rumah yang rawan bencana, dan langsung kita evakuasi kan penghuni nya," terang Agus Muhdi.

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill