Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN
Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TANGERANGNEWS.com-Dua orang remaja warga Kampung Gunung RT 2/9 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel harus dilarikan ke rumah sakit lantaran dibacok orang tidak dikenal ,Minggu (14/5/2017) pagi kemarin.
Keduanya MA (14) dan M (16) , mereka dibacok usai melaksanakan Salat Subuh di musala dekat rumahnya, sekitar pukul 05.00. Sepulang dari musala mereka melihat ada beberapa orang berlarian di Gang Betawi, Jombang Ciputat. Karena penasaran, keduanya mendatangi sekumpulan orang yang berlarian tersebut. Namun nahas MA dan M malah dihadiahi sabetan clurit dari kelompok orang tersebut.
Beberapa orang warga yang ikut menyaksikan kejadian pembacokan tersebut langsung mengejar dan mengeroyok teman dari pelaku penusukan tersebut.
MA dan M oleh warga langsung dilarikan ke RS terdekat untukmendapat pertolongan. Awaqlnya, MA dibawa ke RS Premier Bintaro. Namun karena kendala biaya yang tinggi MA dilarikan ke RS Tarakan Jakarta Pusat. Sedangkan M dilarikan ke RS Suroso Rempoa, Jakarta Selatan.
Kapolres AKBP Fadli Widiyanto menyampaikan, hingga kini jajarannya masih terus mengejar pelaku terduga pembacokan tersebut. Saat ini tim dari Polres Kota Tangsel sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.
“Pelaku masih kita kejar. Untuk sementara, kita sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi,” ungkap Fadli. Selain itu pihak kepolisian hingga kini masih terus mencari penyebab motif para pelaku pembacokan tersebut.
TODAY TAGPuluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial SY, 18, di Kembangan, Jakarta Barat, harus kehilangan sepeda motornya setelah teperdaya oleh seorang wanita yang baru dikenalnya melalui aplikasi kencan daring.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews