Connect With Us

Kronologi anggota Brimob yang Tewas di Pamulang

Yudi Adiyatna | Senin, 15 Mei 2017 | 17:30

Markas Brimob di Pamulang, Kota Tangsel. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kasus tewasnya anggota Brimob Bripka Teguh Dwiyanto yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Senin Pagi (15/5/2017) di Asrama Brimob Kompi I Batalyon A Resimen III Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan sedikit demi sedikit mulai terungkap.

Korban yang diketahui merupakan staf logistik Satuan III Pelopor dengan Nrp 72040118 itu, ditemukan dalam kondisi berlumuran darah dengan luka tembak di bagian kepala.

Iptu Nusrishadi salah seorang saksi mata menceritakan awal mula peristiwa tersebut. Menurut Nusrihasdi, mulanya saat Ia bersepeda sekitar pukul 07.00 pagi, dirinya melihat darah berceceran di garasi mobil asrama Brimob Tersebut.

Ia pun kaget dan langsung mengecek ke dalam garasi mencari tahu apa yang terjadi.

"Waktu saya cek, korban tergeletak di lantai dengan darah bercecer dari kepalanya," ucapnya.

Melihat hal tersebut , Nusrihadi bergegas melaporkan hal tersebut ke petugas piket jaga. Petugas pun segera datang untuk mengamankan area tempat kejadian perkara (TKP) dan menutupinya dengan sehelai kain.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill