Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Simpang siur nya pemberitaan kasus tewasnya anggota Brimob Bripka Teguh Dwiyanto yang ditemukan tewas pada Senin Pagi (15/5/2017) di Asrama Brimob Kompi I Batalyon A Resimen III Kedaung, Pemulang, Tangerang Selatan mulai terjawab.
Menurut Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto yang dihubungi Redaksi TangerangNews.com mengatakan, anggota Brimob yang ditemukan tewas pagi ini dipastikan tewas karena bunuh diri.
"Saat ini kami masih menyelidiki sebab korban bunuh diri karena apa," terang Rikwanto.
Rikwanto menambahkan tidak benar kabar yang mengatakan, korban bunuh diri dikarenakan terkait dengan insiden peluru nyasar di rumah Anggota DPR Jazuli Juwaini, (2/5/2017) silam.
" Tidak ada kaitan dengan penembakan di rumah Pak Jazuli," ungkapnya.
Selain itu masih, pihak Kepolisian hingga kini belum melakukan penyelidikan untuk mengungkap apakah peluru nyasar di rumah Jazuli sama dengan yang digunakan korban untuk bunuh diri.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGPunya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews