Connect With Us

Begini Kondisi Driver Ojek Online yang Ditabrak Angkot di Tangcity

Dena Perdana | Selasa, 16 Mei 2017 | 11:00

Ayah Ichtiyarul Jamil, Ichsan saat ditemui wartawan di RSPAD Gatot Subroto. (Wartakota / Wartakota)

TANGERANGNEWS.com-Driver ojek online dari Grabbike yang ditabrak di area pusat perbelanjaan Tangerang City (Tangcity) oleh pengemudi angkot kini kondisinya sudah semakin membaik. Ichtiyarul Jamil (21), sudah pulang ke rumahnya di wilayah Tangerang Selatan. Mahasiswa Univeritas Muhammadiyah Tangerang (UMT) itu kini tengah menjalani terapi untuk berdiri dan berjalan.

"Alhamdulillah sudah membaik, sudah pulang awal bulan Mei  tiga minggu dirawat," kata ayah Jamil, Ichsan, Selasa (16/5/2017) siang.

Ichsan menceritakan, selama di rumah, Jamil rutin melakukan terapi dibantu oleh pihak keluarga. Terapi dilakukan karena saraf dan otot di tubuh Jamil tidak terbiasa berdiri dan berjalan selama dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

"Hanya saja masih harus dipapah saat jalan, terutama saat ke kamar mandi," tutur Ichsan.
Jamil tidak trauma terhadap kejadian  ditabrak dari belakang. Menurut Ichsan, putra-nya  kini fokus untuk memulihkan diri agar bisa kembali bekerja dan melanjutkan kuliahnya lagi sebagai mahasiswa D3 jurusan Akuntansi di UMT .

"Pihak kampus sudah menyetujui cuti sampai September," ujar Ichsan. Jamil diketahui ditabrak di Cikokol, Kota Tangerang saat dirinya tengah berdiri di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan. SBH sang penabrakan dengan sengaja melakukan itu saat mobil melajut dalam kecepatan tinggi. Jamil terpental beberapa meter ke depan. Bahkan, dari video yang direkam di lokasi, nampak helm Jamil terlepas akibat kencangnya tabrakan SBH.

SBH telah ditahan dan ditetapkan polisi sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini. Atas tindakannya, SBH dijerat pasal Percobaan Pembunuhan Berencana (primer 53 jo 340 subsider 53 jo 338) KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill