Connect With Us

Korban Perampok di Pamulang Berlumuran Darah sambil Sujud Mendekap Ibunya

Yudi Adiyatna | Kamis, 18 Mei 2017 | 00:00

Tampak aparat Kepolian saat mengangkat jasad pria muda usai dibunuh, Rabu (17/5/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com- Peristiwa berdarah terjadi di kediaman yang berlokasi Komplek Taman Kedaung, Jalan Mawar 12 Blok D4 /14 Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan pada Rabu (17/5/2017) malam. Seorang pelajar tewas berlumuran darah mendekap ibunya di rumah tersebut.

Insiden ini pun sempat menggegerkan warga sekitar. Diketahui korban bernama Raul dan ibunya bernama Ivo.

"Dia (Raul) sujud banyak darah sambil peluk ibunya," ujar Jasran (13) satu dari saksi mata saat ditemui di lokasi kejadian pada Rabu (17/5/2017) malam.

Menurut Jasran, Raul masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Ia saat itu mendengar suara rintihan korban meminta tolong.

"Keadaan lagi sepi, saya lewat ada yang minta tolong. Dilihat banyak darah," ucapnya.

Melihat situasi ini, Jafran pun bergegas memberi tahukannya kepada warga sekitar. 

"Saya kasih tahu mbak Linda (tetangga) kalau ada yang berdarah dan penuh luka," kata Jafran.

Tak hanya Raul, ibunya juga turut mengalami luka. Warga segera memberi pertolongan kepada kedua korban ini.

"Ibunya sekarat dibawa ke Rumah Sakit, anaknya meninggal dunia," ungkap satu dari tetangga dalam kerumunan di kediaman korban.

Warga menduga mereka merupakan korban dari pembunuhan. Pasalnya terdapat tanda - tanda penganiayaan pada tubuh korban. Hingga saat ini polisi baru mendatangi lokasi. Petugas masih melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara.

"Mereka hanya tinggal berdua di rumah itu. Suaminya sudah lama meninggal. Orangnya juga baik kok sama tetangga," celetuk warga setempat.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

KAB. TANGERANG
Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:27

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill