Connect With Us

Bupati Tangerang Bangga dengan BSD Silicon Valley

Yudi Adiyatna | Kamis, 18 Mei 2017 | 22:00

| Dibaca : 2358

Grup Ceo Sinar Mas Land Michael Widajaja bersama dengan Bupati Tangerang Zaki Iskandar, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf saat melakukan Ground Breaking Proyek Digital Hub, Bsd City. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tak berapa lama lagi Indonesia akan memiliki pusat teknologi digital seperti Silicon Valley, yang ada di  California, Amerika Serikat. Tempat itu dinamakan Digital Hub yang berada di wilayah BSD City, Kabupaten Tangerang.

Nantinya, Digital Hub akan menjadi tempat berkumpulnya para start up company, tech leader, dan komunitas digital yang ada di Indonesia. Digital Hub juga digadang-gadang sebagai pusat  digital economy baru yang akan diperhitungkan di Indonesia.

"Digital Hub sendiri merupakan produk terbaru dari Sinar Mas Land, yang dirancang untuk mengakomodir perkembangan industri informasi, dan teknologi digital yang pesat di Indonesia," kata Michael Widjaja, Grup CEO Sinar Mas Land, saat peletakan batu pertama Digital Hub, di BSD City, Kamis (18/5/2017).

Pembangunan kawasan Digital Hub, tidak hanya dimaksudkan untuk menunjang kegiatan operasional, dan aktivitas keseharian perusahaan berbasis teknologi dan digital.

Tetapi juga institusi pendidikan yang bergerak di bidang IT science, dan industri kreatif, seperti film dan games.

"Keberadaan Digital Hub kedepannya akan mempercepat terbentuknya sebuah ekosistem berbasis IT dan teknologi digital, seperti yang terjadi di Silicon Valley Amerika Serikat," sambung Michael.

Digital Hub dibangun di bagian selatan Green Office Park, BSD City, di atas lahan seluas 25,86 hektare. Investasinya sendiri mencapi angka hingga Rp7 Triliun. Pembangunan infrastrukturnya dimulai 2017, dan ditargetkan selesai 2019.

Agar mirip dengan Silicon Valley Amerika Serikat, Sinar Mas Land menggandeng NBBJ, konsultan terkemuka dari Amerika Serikat yang biasa mendesign sejumlah kantor perusahaan teknologi dunia, seperti Microsoft , Amazon, dan Samsung.

"Dengan konsultan arsitektur yang sangat berpengalaman dan mumpuni, maka kawasan Digital Hub akan menjadi tempat yang nyaman bagi para pekerjanya. Dipastikan suasananya akan kental dengan nuansa teknologi," sambungnya.

Meski pembangunan Digital Hub baru masuk tahap pertama, sejumlah tenant seperti Huawei, Apple Research and Development Center, My Republic, Sale Stock, Orami, evhive, Purwadhika, Geeks Farm, dan Plug and Play, menyatakan sudah siap berkantor tahun 2019.

Mengomentasi pembangunan Digital Hub di wilayahnya tersebut, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung pengembangan pembangunan Sinar Mas Land dalam membuat Digital Hub.

"Digital Hub ini luar biasa sekali, mudah-mudahan jadi ikon Indonesia. Kami akan mempermudah perizinan-perizinannya. Pemerintah daerah 1000% mendukung Digital Hub," pungkasnya.

Selain itu, Demi mempermudah akses perizinan bagi perusahaan - perusahaan yang akan berkantor di Digital Hub, Bupati Tangerang ini meminta disediakan loket khusus untuk mempermudah pelayanan perizinan.

" Saya minta Pak Michael agar nanti disediakan loket khusus bagi petugas kami untuk berkantor disini, tujuannya agar bisa lebih cepat dan mempermudah investor yang akan mengurus perizinan nantinya" Ungkap Zaki.

 

 

BANTEN
Tawuran Suporter Sepakbola Pecah di Cilegon

Tawuran Suporter Sepakbola Pecah di Cilegon

Senin, 21 Oktober 2019 | 21:26

Cilegon - Kericuhan antara suporter Perserang dan Cilegon United terjadi di jalan protokol Kota Cilegon. Toko obat dilempari batu menyebabkan pintu kaca

HIBURAN
Makin 'Wah', Pucuk Cool Jam 2020 Hadir di 7 Kota Besar

Makin 'Wah', Pucuk Cool Jam 2020 Hadir di 7 Kota Besar

Rabu, 2 Oktober 2019 | 18:52

TANGERANGNEWS.com-Pucuk Cool Jam kembali menantang kaum milenial untuk unjuk kemampuan dalam dunia tarik suara dan seni. Setelah dihelat sejak tahun 2016, event yang digawangi Teh Pucuk Harum itu kembali hadir tahun ini.

"Cobaan, kekalahan dan kegagalan tidak akan menjadi sesuatu yang buruk, tergantung bagaimana kita menyikapinya."

Donny Dhirgantoro