Connect With Us

Tabrakan Beruntun di dekat Kampus UIN

Yudi Adiyatna | Minggu, 21 Mei 2017 | 18:00

Tampak rusak bagian depan Mobil Daihatsu Grandmax nopol B 9074 SCB, akibat mengalami Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Ir. Juanda depan Kampus UIN Ciputat, Tangerang Selatan pada Minggu (21/5/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan beruntun terjadi  di Jalan Ir. Juanda depan Kampus UIN Ciputat, Tangerang Selatan pada Minggu (21/5/2017) sekitar  pukul 04.45 WIB. Kejadian ini  melibatkan tiga  mobil dan menyebabkan para penumpang mengalami luka - luka.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin kepada TangerangNews.com  mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan beruntun kali ini.

"Hanya  mengalami luka - luka," ucapnya.

Adapun Tiga mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diantaranya Suzuki Swift  B 1397 SYH, Daihatsu Grandmax B 9074 SCB dan Daihatsu Luxio B 1323 WKC.

Suzuki Swift dikendarai seorang mahasiswa berinisial RWD. Sedangkan di Daihatsu Grandmax terdapat empat penumpang, yakni berinisial  W, M, AFJ, serta S. Sedangkan mobil Daihatsu Luxio hanya dikendarai IS.

"Kejadian tersebut juga mengakibatkan kendaraan mengalami rusak berat. Mobil ringsek dan langsung dievakuasi oleh polisi. Ketiga kendaraan ini datang dari arah Pamulang menuju Lebak Bulus," kata Hedwin.

Awalnya peristiwa itu terjadi, Daihatsu Grandmax hendak berputar arah di U-Turn  yang ada di depan Komplek UI Ciputat. Namun di tabrak oleh Mobil Suzuki Swift dari belakang.

"Kemudian beruntun menabrak kembali kendaraan Daihatsu Luxio hingga membentur ruko yang ada di pinggir jalan," paparnya Hedwin.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

NASIONAL
PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

Senin, 29 Juni 2026 | 18:49

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill