Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka kembali datang menghampiri jajaran kepolisian. Kali ini kejadian mengharukan dialami AIPTU Sahabi, 51, seorang anggota Bhabinkabtimas Pakualam Polsek Serpong yang menjadi peserta lomba Kultum di Masjid An-Nur Polsek Serpong, Selasa (30/5/2017).
Baru lima menit AIPTU Sahabi menyampaikan ceramahnya, tiba-tiba tubuhnya jatuh ke belakang. Seketika anggota kepolisian lainnya langsung memberikan pertolongan.
“Beliau sedang menyampaikan kultum, di menit kelima beliau bilang mohon maaf dan kemudian langsung jatuh,” ujar Kapolsek Serpong Kompol Didik Dwi Kuncoro kepada Tangerangnews.com.
Korban yang mendapat urutan nomor dua dalam lomba kultum ini langsung diberikan air minum dan obat jantung oleh anggota lainnya. Kemudian dia dilarikan ke UGD RS Eka Hospital BSD, Serpong menggunakan mobil patroli oleh anggota kepolisian lainnya.
“Pukul 14.30 WIB AIPTU Sahabi meninggal dunia di ruang UGD RS Eka Hospital Serpong,” ungkap Didik.
Sementara itu Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto menyebut dalam kesehariannya AIPTU Suhadi dikenal sebagai anggota yang rajin dan religius. “Almarhum rajin, memiliki loyalitas tinggi, jujur serta religius,” Terang Fadli
Saat ini, jenazah almarhum telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Paninggalan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang untuk disemayamkan.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews