Connect With Us

Sedang Berikan Kultum, Anggota Polsek Serpong Ini Wafat Terkena Serangan Jantung

Yudi Adiyatna | Selasa, 30 Mei 2017 | 15:30

AIPTU Sahabi, 51, Anggota Polsek Serpong. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kabar duka kembali datang menghampiri jajaran kepolisian. Kali ini kejadian mengharukan dialami AIPTU Sahabi, 51, seorang anggota Bhabinkabtimas Pakualam Polsek Serpong  yang menjadi peserta lomba Kultum di Masjid An-Nur Polsek Serpong, Selasa (30/5/2017).

Baru lima menit AIPTU Sahabi menyampaikan ceramahnya, tiba-tiba tubuhnya jatuh ke belakang. Seketika anggota kepolisian lainnya langsung memberikan pertolongan.

“Beliau sedang menyampaikan kultum, di menit kelima beliau bilang mohon maaf dan kemudian langsung jatuh,” ujar Kapolsek Serpong Kompol Didik Dwi Kuncoro kepada Tangerangnews.com.

Korban yang mendapat urutan nomor dua dalam lomba kultum ini langsung diberikan air minum dan obat jantung oleh anggota lainnya. Kemudian dia dilarikan ke UGD RS Eka Hospital BSD, Serpong menggunakan mobil patroli oleh anggota kepolisian lainnya.

“Pukul 14.30 WIB AIPTU Sahabi meninggal dunia di ruang UGD RS Eka Hospital Serpong,” ungkap Didik.

Sementara itu Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto menyebut dalam kesehariannya AIPTU Suhadi dikenal sebagai anggota yang rajin dan religius. “Almarhum rajin, memiliki loyalitas tinggi, jujur serta religius,” Terang Fadli

Saat ini, jenazah almarhum telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Paninggalan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang  untuk disemayamkan.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill