Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Guna menekan angka tindak kejahatan, dan menjaga situasi kamtibmas, Polres Tangsel membentuk tim khusus yang diberi nama Tim Vipers. Tim ini difokuskan untuk menindak para palaku kejahatan dengan pemukul reaksi cepat.
Waka Polres Tangsel Kompol Bachtiar Alponso dalam keterangannya menyebutkan keberadaan Tim Viper sendiri ada sejak AKBP Fadli Widianto menjabat sebagai Kapolres Tangsel. "Nama Vipers diberikan oleh Kasat Reskrim AKP Alexander Yurikho. Merupakan filosofi dari nama jenis ular derik yang mempunyai karakter menakutkan," ungkapnya.
Anggota Tim Vipers sendiri diambil dari anggota-anggota terbaik dari setiap Unit Reserse, Intel dan Sabhara yang ada di Polres Tangsel.
Sementara itu, Komandan Tim Vipers Iptu Ahmad Mulyono menuturkan, Tim Vipers sendiri dibekali keterampilan khusus bela diri, kualifikasi tembak terbaik, serta keahlian lain dalam penanganan aksi kriminalitas di jalanan. “Kejahatan apa pun juga kami tangani,” ungkap Mulyono.
Tim Khusus yang beranggotakan dua regu ini siaga selama 24 jam. Setiap anggotanya dilengkapi mobil SUV dan motor trail saat melakukan patroli.
Penampilan Tim Vipers sendiri mirip pasukan antiteror yakni memakai rompi antipeluru dan helm kevlar. Mereka juga menenteng senapan serbu laras panjang dan pistol serta dilengkapi kacamata hitam dan topeng untuk melindungi identitas diri mereka.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews