Connect With Us

Tekan Angka Kejahatan, Polres Tangsel Bentuk Tim Vipers

Yudi Adiyatna | Selasa, 6 Juni 2017 | 19:00

Tim Elite Khusus Bentukan Polres Tangsel Yang Bernama Tim Vipers Pimpinan IPTU Ahmad Mulyono (Paling Kiri). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Guna menekan angka tindak kejahatan, dan menjaga situasi kamtibmas, Polres Tangsel membentuk tim khusus yang diberi nama Tim Vipers.  Tim ini difokuskan untuk menindak para palaku kejahatan dengan pemukul reaksi cepat.

Waka Polres Tangsel Kompol Bachtiar Alponso dalam keterangannya menyebutkan keberadaan Tim Viper sendiri ada sejak AKBP Fadli Widianto menjabat sebagai Kapolres Tangsel. "Nama Vipers diberikan oleh Kasat Reskrim AKP  Alexander Yurikho. Merupakan filosofi dari nama jenis ular derik yang mempunyai karakter menakutkan," ungkapnya.

Anggota Tim Vipers sendiri diambil dari anggota-anggota terbaik dari setiap Unit Reserse, Intel dan Sabhara yang ada di Polres Tangsel.

Sementara itu, Komandan Tim Vipers Iptu Ahmad Mulyono menuturkan, Tim Vipers  sendiri dibekali keterampilan khusus bela diri, kualifikasi tembak terbaik, serta keahlian lain dalam penanganan aksi kriminalitas di jalanan.  “Kejahatan apa pun juga kami tangani,” ungkap Mulyono.

Tim Khusus yang beranggotakan dua regu ini siaga selama 24 jam. Setiap anggotanya dilengkapi mobil SUV dan motor trail saat melakukan patroli.

Penampilan Tim Vipers sendiri mirip pasukan antiteror yakni memakai rompi antipeluru dan helm kevlar. Mereka juga menenteng senapan serbu laras panjang dan pistol serta dilengkapi kacamata hitam dan topeng untuk melindungi identitas diri mereka.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill