Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-Dua remaja pelaku penjambretan babak belur dikeroyok massa di Jalan Raya Ciater, Kecamatan Serpong, Tangsel pada Kamis (8/6/2017). Massa yang marah bahkan nyaris membakar para pelaku yang gagal melakukan aksinya ini.
Beruntung keduanya diselamatkan oleh polisi yang cepat datang ke lokasi. "Gebukin aja terus, bakar kalau perlu," cetus salah satu warga yang kesal.
Sebelum tertangkap, komplotan penjambret yang diketahui bernama MA, 23, dan SF, 20, beraksi menggunakan sepeda motor Satria FU bernopol B-2067-RY. Keduanya menjambret pemotor lain yang melintas di Jalan Raya Ciater. Korban langsung berteriak minta tolong. Kemudian bersama dengan pengendara ojek online, korban mengejar pelaku.
Merasa terdesak, kedua pelaku langsung masuk ke rumah warga di Kampung Ciater untuk bersembunyi. Namun mereka diketahui pemilik rumah. "Saya sempet denger ada yang teriak - teriak ada maling. Tiba - tiba ada orang lari dan masuk ke kamar mandi saya," ujar Yongki, warga Kampung Ciater Tengah, RT 05/07, Tangsel.
Pelaku yang ketakutan sempat meminta maaf dan meminta pertolongan kepada Yongki dengan nada memelas karena takut dihajar massa. "Bang damai aja, istri saya lagi hamil," ucapnya menirukan ucapan pelaku.
Massa yang emosi hendak masuk ke rumah Yongki untuk menghajar pelaku. Namun Yongki khawatir emosi massa meledak, sehingga dirinya pun tak menyerahkan pelaku. Tapi akhirnya amukan massa tak terbendung, kedua pelaku pelaku langsung diseret dan dihajar hingga babak belur.
Beruntung anggota dari Polsek Serpong cepat datang langsung mengamankan pelaku beserta motor operasional kejahatan. Dari tangan pelaku ditemukan tiga lembar STNK.
Sementara Kapolsek Serpong Kompol Didik Dwi Kuncoro membenarkan jajaranya telah mengamankan dua pelaku penjambretan di Jalan Raya Ciater, Serpong. "Ya sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi, keduanya sudah kita amankan," ungkap Didik
Kini kedua pelaku yang diketahui Warga Ciseeng, Kecamatan Parung, Bogor, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjadi tahanan di Polsek Serpong.(RAZ)
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Bareskrim Polri telah menetapkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Mantan Kapolres Bima Kota sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews