Connect With Us

Penuh Sesak, Antrian Pasar Murah Polsek Serpong

Yudi Adiyatna | Jumat, 9 Juni 2017 | 11:00

Seorang Ibu yang selesai antri dan membawa paket sembako dari Pasar Murah, Serpong, Tangsel, Jumat (9/6/2017). (TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com - Polsek Serpong bekerja sama dengan Perum Bulog dan Koramil 04 Serpong menggelar kegiatan Pasar Murah yang diadakan di pelataran parkir Pasar Serpong, Tangsel, Jumat (9/6/2017).

Dalam operasi pasar murah kali ini, berbagai macam kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, terigu sampai daging sapi dijual murah di bawah harga pasaran yang ada.

Kapolsek Serpong, Kompol Didik Dwi Putra Kuncoro kepada  TangerangNews.com  di lokasi mengatakan, kegiatan ini berguna  untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasaran selama bulan puasa.

"Ya ini bagian kerjasama kami (kepolisian) dan Perum Bulog. Untuk Operasi Pasar Kali ini kita turunkan 200 paket sembako," ungkap Didik.

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, operasi pasar yang melibatkan puluhan personel Kepolisian, TNI dan Bulog ini penuh dan sesak oleh ratusan warga yang antre untuk bisa mendapatkan paket sembako tersebut.

Yoyoh, warga yang ikut antri dalam kegiatan pasar murah kali ini menuturkan, dirinya cukup terbantu dengan adanya pasar murah kali ini. Ia pun berharap agar harga-harga bahan pangan yang dijual bisa lebih murah lagi dibanding harga yang ada di pasar.

"Lumayan terbantu pak, selisihnya Rp2.000-3.000, kalau bisa, lebih murah lagi biar membantu masyarakat seperti saya.(RBI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill