Connect With Us

Edarkan Sabu, Remaja Ini Ditangkap di Alam Sutera

Yudi Adiyatna | Minggu, 9 Juli 2017 | 13:00

SA,22. Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Sabu Yang Diamankan Polres Tangsel. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Narkoba Polres Tangsel menangkap tangan seorang pengedar sabu, SA, 22, di pinggir jalan Pasar 8, Jalan Jalur Sutera, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (5/7/2017) lalu.

 

Dari tangan warga Warga Perigi, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel ini diamankan barang bukti sabu seberat 1 gram yang disimpan di dekat pohon.

Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Agung Nugroho ketika dihubungi TangerangNews.com, Minggu (9/7/2017) menuturkan, penangkapan tersangka berawal dari hasil pemantauan dan pembuntutan Unit 2 Opsnal Tim Satres Narkoba terhadap SA.

Saat hendak bertransaksi di Pasar 8, tersangka menyembunyikan sabu tersebut di dekat pohon. Oleh polisi yang curiga kemudian melakukan penggeledahan dan diperoleh keterangan dari pelaku terkait kepemilikan sabu tersebut.

 

"P engakuan SA, dia jadi  perantara  kurang lebih baru dua bulan dan dari penjualannya itu ia bisa mendapatkan keuntungan Rp200.000 dan juga dapat konsumsi sabu gratis," ungkap Agung.

 

Akibat perbuataanya menyimpan, memakai dan menyebarkan sabu tersebut, kini pelaku diamankan Polres Tangsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya "Pelaku kita jerat Pasal 114 (1), subsider Pasal  112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya minimal 5 tahun  maksimal 20 tahun hingga hukuman mati," ungkap Agung.(RAZ)

KOTA TANGERANG
75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

Rabu, 4 November 2026 | 20:30

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill