Connect With Us

BPJS Ketenagakerjaan Tangsel Siap Jemput Bola Perluas Keanggotaan

Yudi Adiyatna | Rabu, 19 Juli 2017 | 07:00

Kepala BPJS Tangsel Ibka Saloma bersama pegawai dalam acara halal bihalal bersama Media Tangsel, Selasa (18/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan menerapkan sistem jemput bola dalam merekrut keanggotaan baru.
Hal itu guna memperluas keanggotaan peserta yang berada di wilayah Tangsel. Berdasarkan data yang ada saat ini,tercatat masih ada perusahaan-perusahaan di Tangsel yang belum mendaftarkan perusahaannya kedalam BPJS Ketenagakerjaan.
 
Kondisi demikian tentu tak bisa terus menerus berlangsung lama. Karena tentu akan merugikan hak normatif para pekerja sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Tangsel Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pelayanan Ketenagakerjaan.


"Kondisi ini sangat memprihatinkan, masih ada perusahaan yang belum mendaftar (BPJS). Oleh karena itu, melalui pelaksanaan program jemput bola ini diharapkan dapat menggugah para pemilik usaha agar memiliki kesadaran pentingnya terlindungi dalam BPJS," ungkap Ibka Saloma, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tangsel, di kawasan Serpong, Selasa (18/7/2017).


Selain itu, masih menurut Ibka selain Perda No. 3 tahun 2011 tentang Pelayanan Ketenagakerjaan, terhitung sejak Maret 2017 ini di Tangsel sendiri sudah diterbitkan pula Surat Edaran Wali Kota dengan nomor : 048/908/Disnaker, tentang wajibnya Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Kota Tangsel.

"Selain Perda itu, ada juga surat edaran Wali Kota Tangsel tentang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Apabila pemberi kerja tidak mendaftarkan perusahaannya maupun tenaga kerjanya, maka dapat dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 86 Tahun 2013 Tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratlf bagi pemberi kerja," jelasnya

 
Tercatat, sampai dengan semester l tahun 2017 BPJS Ketenagakerjaan  Tangsel sudah mempunyai kepesertaan sebanyak 2.708 perusahaan, dengan jumlah tenaga kerjanya mencapai 102.447 tenaga kerja.
 

Jumlah tersebut, belum termasuk 417 perusahaan yang telah mendaftar di Semester l tahun ini, dengan penambahan tenaga kerja sebanyak 16.468 tenaga kerja. "Semoga di Semester ll tahun 2017 akan ada peningkatan yang signifikan terhadap jumlah perusahaan yang mendaftar dan tenaga kerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.(DBI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill