PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat
Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TANGERANGNEWS.com-Calon Jemaah Haji asal Kota Tangerang Selatan Tahun 2017 berjumlah 1229 jemaah yang terbagi kedalam 4 Kelompok Terbang (Kloter) Pemberangkatan.
Kasie Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama Tangsel, kepada TangerangNews.com, Senin (24/7/2017) menerangkan, pemberangkatan Kloter Pertama Calon Jemaah Haji Tangsel akan dimulai, Sabtu (29/7/2017) ini.
"Insya Allah kloter pertama nanti akan dilepas oleh Ibu Walikota, pemberangkatannya Sabtu ini ba'da dzuhur dari Lapangan Cilenggang, Serpong," ungkap Ade.
Selain itu, masih menurut Ade, semua calon jemaah haji asal Tangsel nantinya akan diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta. "Semuanya berangkat dari Halim, Embarkasi Halim," kata Ade.
Adapun jadwal pemberangkatan jemaah haji di Tangsel sebagai berikut:
Kloter 5 berangkat 29 juli 2017, diterima di Embarkasi Pondok Gede, pukul 17.00 WIB.
Kloter 11 berangkat 1 Agustus 2017 diterima di Embarkasi Halim, Pukul 15.00 WIB.
Kloter 35 gelombang 2 berangkat 13 Agustus 2017, diterima di embarkasi, Pukul 16.00 WIB.
Kloter 58 gelombang 2 berangkat 23 Agustus 2017, diterima di embarkasi, Pukul 08.00 WIB.(RAZ)
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews