Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Mia wanita berusia 18 tahun yang tinggal bersama bayi lelakinya di samping kandang unggas di RT 1/3 Kelurahan Kademangan, Setu, Kota Tangsel mengaku ditinggal suami.
"Saya tinggal di sini bersama bapak dan kakak. Sudah lama tinggal di sini. Rumah ini didirikan di tanah milik orang Jakarta," tutur Mia, Jumat (28/07/2017).
Kesehariannya hanya merawat bayinya dengan asupan seadanya. Karena tinggal tanpa listrik, untuk penerangan gubuknya, Mia menggunakan lampu tempel berbahan bakar minyak tanah.
Untuk keseharian mereka memasak pun hanya mengandalkan kayu bakar dan sebuah sumur timba untuk memenuhi keperluan mandi dan mencuci.
Mia juga mengaku, bayi itu merupakan buah cintanya dengan seorang laki-laki yang pengakuannya tinggal di Ciater, Serpong. Sejak saat mengandung, suaminya itu pun enggan membiayai berbagai keperluan kehamilan Mia.
"Suami pergi enggak pernah pulang-pulang. Rumahnya di Ciater. Dulu diminta untuk biaya kehamilan dan persalinan bayi, tapi dia tak peduli. Akhirnya saya merawat bayi ini sendiri bersama keluarga dengan kondisi ala-kadarnya," ungkapnya sedih.
Saat ini Mia dan bayi lelakinya telah evakuasi ke tempat yang lebih layak di rumah Singgah, milik Dinsos Kota Tangsel di wilayah Kademangan tak jauh dari gubuk yang selama ini ia tinggali.(DBI)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews