Connect With Us

Biawak Kerubuti Mayat di Kali Cisauk Jadi Tontonan Warga

Yudi Adiyatna | Jumat, 11 Agustus 2017 | 01:00

Biawak Kerubuti Mayat di Kali Cisauk menjadi tontonan warga sekitar. (@TangerangNews 2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria ditemukan tengah dikerubuti biawak. Hal itu, dijelaskan Kasubag Humas Polres IPTU Mulyawan,. Dia  mengatakan, mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di kali kecil di Kampung Sampora, Desa Sampora Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang pada Kamis (10/8/2017) pertama kali dilihat oleh tiga orang pekerja proyek yang hendak mengambil air di sekitar lokasi.

"Sekitar pukul 06.00 WIB, saksi sudah melihat ada mayat di lokasi dekat gorong-gorong. Namun mungkin karena tidak terlihat jelas, mereka mengira mayat itu boneka," ungkapnya, Kamis (10/8/2017) malam.

Keberadaan mayat bertelanjang dada dan mengenakan jeans berwarna hitam itu diketahui setelah saksi kembali mengambil air  sekitar pukul 12.00 WIB.



"Mereka curiga karena mencium aroma bau busuk. Setelah dicari sumbernya, eh ternyata ada mayat," tambahnya. Saat ditemukan, kondisi mayat dalam posisi terlungkup di atas satu bongkahan batu. Bagian perut tersangkut diatas batu, sementara kepala dan tangan kiri terendam air.

Kondisinya pun sudah membusuk, Abdul memperkirakan, mayat itu sudah lebih dari satu minggu. Saat ditemukan, beberapa ekor biawak sedang mengerubuti jasad pria tersebut. "Namun dari keterangan saksi, sehari sebelumnya mereka tidak menemukan mayat itu," tambahnya.

Mulyawan juga belum bisa memberikan keterangan penyebab kematian korban, karena saat ini sedang dilakukan otopsi di RSUD Kabupaten Tangerang.(RAZ)

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill