Connect With Us

Dibangun 2016, Gapura di Tangsel Runtuh

Yudi Adiyatna | Senin, 14 Agustus 2017 | 09:00

Tampak reruntuhan Gapura di Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangsel, Minggu (13/8/2017). (@TangerangNews 2017 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Gapura yang terletak persis di perbatasan Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangsel runtuh, Minggu (13/8/2017). Beruntung tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu.

Sehari sebelumnya, terlihat gapura itu sedang dilakukan pengecatan ulang terhadap jembatan kali yang persis berada di depan gapura yang baru dibangun tahun 2016 itu. Bahkan terlihat bangunan gapura tersebut masih berdiri kokoh.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan di Kelurahan Setu, Atta Rosady saat ditemui Senin (14/8/2017) membenarkan, gapura tersebut baru dibangun 2016 dengan penanggung jawab pihak Dinas Tata Kota Tangsel.

"Tetapi perusahaan atau CV apa saya tidak tahu,” kilahnya kepada TangerangNews.com. Atta menduga, karena posisi gapura yang tepat di bibir kali Jaletreng, kemungkinan robohnya gapura diakibatkan terkikisnya tanah yang menjadi pijakan gapura tersebut. "Gapura ada di bibir kali Jaletreng, mungkin saja terkikis tanahnya, bisa juga dari material dan cara pekerjaan yang tidak maksimal. Karena kami dari pihak kelurahan hanya sebatas usulan saja," ungkapnya.

Sedangkan warga sekitar bernama Rudi Andika menduga gapura itu roboh setelah tersapu hujan yang mengguyur Tangsel pukul 15.00 kemarin.

Dia melihat, gapura itu runtuh sekitar pukul 17.30. "Kayaknya pondasinya tidak kuat karena terkikis air. Seharusnya pihak kontraktor sudah memperhitungkan itu,"jelas Rudi. Dari pantauan di lapangan, material reruntuhan gapura tersebut menutupi badan jalan dan jembatan di perbatasan Setu. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian tersebut.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill