Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Gapura yang terletak persis di perbatasan Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangsel runtuh, Minggu (13/8/2017). Beruntung tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu.
Sehari sebelumnya, terlihat gapura itu sedang dilakukan pengecatan ulang terhadap jembatan kali yang persis berada di depan gapura yang baru dibangun tahun 2016 itu. Bahkan terlihat bangunan gapura tersebut masih berdiri kokoh.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan di Kelurahan Setu, Atta Rosady saat ditemui Senin (14/8/2017) membenarkan, gapura tersebut baru dibangun 2016 dengan penanggung jawab pihak Dinas Tata Kota Tangsel.
"Tetapi perusahaan atau CV apa saya tidak tahu,” kilahnya kepada TangerangNews.com. Atta menduga, karena posisi gapura yang tepat di bibir kali Jaletreng, kemungkinan robohnya gapura diakibatkan terkikisnya tanah yang menjadi pijakan gapura tersebut. "Gapura ada di bibir kali Jaletreng, mungkin saja terkikis tanahnya, bisa juga dari material dan cara pekerjaan yang tidak maksimal. Karena kami dari pihak kelurahan hanya sebatas usulan saja," ungkapnya.
Sedangkan warga sekitar bernama Rudi Andika menduga gapura itu roboh setelah tersapu hujan yang mengguyur Tangsel pukul 15.00 kemarin.
Dia melihat, gapura itu runtuh sekitar pukul 17.30. "Kayaknya pondasinya tidak kuat karena terkikis air. Seharusnya pihak kontraktor sudah memperhitungkan itu,"jelas Rudi. Dari pantauan di lapangan, material reruntuhan gapura tersebut menutupi badan jalan dan jembatan di perbatasan Setu. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian tersebut.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGWarga Tangerang kini punya pilihan baru untuk menghabiskan akhir pekan. Petals Urban Market di kawasan Paramount Petals menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk jogging pagi sekaligus menikmati beragam hiburan dan kuliner keluarga.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews