Connect With Us

Diimingi-imingi Jadi Model, Mahasiswi di Kelapa Dua Diperas Sopir Uber

Yudi Adiyatna | Kamis, 24 Agustus 2017 | 16:00

| Dibaca : 4531

Pelaku terduga pemerasan terhadap mahasiswi di Kelapa Dua, Tangerang. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-SW, 25, kini meringkuk di ruang tahanan Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Pemuda yang berprofesi sebagai sopir taksi online Uber tersebut ditangkap polisi karena diduga melakukan pemerasan terhadap GAH, 18, mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang.

Kasat Reskim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho mengatakan, korban awalnya mengenal pelaku sebagai sopir taksi online Uber pada Senin (14/8/2017). Saat itu, korban memesan taksi online tersebut untuk mengantarkan temannya ke ruko Newton di kawasan Gading Serpong. BACA JUGA : Tergiur Keuntungan Rental Mobil, Puluhan warga Tangerang Jadi Korban Penipuan

Setelah itu, pelaku kembali menghubungi korban melalui aplikasi Whatsaap mengaku sebagai fotografer yang sedang mencari model untuk majalah.

"Pelaku menawarkan kepada korban untuk menjadi model majalah, korban pun mau," ujarnya.

Namun, untuk menjadi model tersebut, pelaku memberikan persyaratan khusus kepada korban, yaitu mengirimkan data disertai foto hampir bugil, korban hanya diperkenankan menggunakan celana dalam saja. Foto tersebut diminta pelaku dikirim ke akun line LHY atau ke email atas nama Y.

Setelah korban mengirimkan foto tersebut, pelaku beberapa hari kemudian menghubungi korban kembali melalui aplikasi Whatsapp. Namun bukan jawaban menjadi model, justru korban diancam pelaku fotonya tersebut akan disebarkan jika korban tidak memberikan sejumlah uang. Korban diminta menyediakan uang sebesar Rp5 juta -10 juta.

Kemudian, Selasa (22/8/2017), pelaku meminta korban menyediakan uang sebesar Rp5 juta, namun saat itu, korban hanya menyanggupi Rp.1.050.000. Korban dan pelaku sepakat untuk bertemu di toko Pempek Pero, Ruko Jasmine, Gading Serpong sekitar pukul 17.20 WIB.

"Pelaku kami amankan setelah menerima uang tersebut oleh orang tua korban, tim Reskim Polsek Kelapa Dua dan dibantu Security di ruko tersebut," jelasnya. BACA JUGA : Polres Tangsel Tegaskan Pemerasan Sopir GrabCar tanpa disertai Video Asusila

Pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Kelapa Dua, atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.(RAZ)

SPORT
19 Juli MotoGP Kembali Digelar, Pebalap Ducati Malah Cedera

19 Juli MotoGP Kembali Digelar, Pebalap Ducati Malah Cedera

Selasa, 30 Juni 2020 | 09:59

TANGERANGNEWS.com-Setelah sempat terhenti oleh pandemi COVID-19, adu cepat kuda besi di sirkuti (MotoGP 2020) akan dimulai pada 19 Juli di

NASIONAL
Indeks: Lewat RUU Ciptaker Ekonomi Maju Tanpa Merusak Lingkungan

Indeks: Lewat RUU Ciptaker Ekonomi Maju Tanpa Merusak Lingkungan

Senin, 13 Juli 2020 | 23:27

TANGERANGNEWS.com-Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Indeks) menilai, kemajuan ekonomi dapat diraih tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan

BANTEN
Aktivis Pemilu : Lalai Coklit Bisa Dipidana

Aktivis Pemilu : Lalai Coklit Bisa Dipidana

Senin, 13 Juli 2020 | 21:00

TANGERANGNEWS.com-Petugas penyelenggara pemilu harus secara optimal melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada 2020. Jika lalai, mereka bisa dikenakan ancaman pidana pemilu

KOTA TANGERANG
PSBB Kota Tangerang Diperpanjang, KNPI : Terlalu Banci

PSBB Kota Tangerang Diperpanjang, KNPI : Terlalu Banci

Senin, 13 Juli 2020 | 16:50

TANGERANGNEWS.com–Gubernur Banten Wahidin Halim memilih memperpanjang pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai 26 Juli 2020 di Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi