Connect With Us

Palak Anggota Polisi, Tiga Anggota Ormas Dibekuk di Pondok Aren

Yudi Adiyatna | Minggu, 27 Agustus 2017 | 16:00

Tiga orang oknum Ormas pelaku Pemerasan ditahan di Mapolres Pondok Aren. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tim Vipers Polsek Pondok Aren berhasil mengamankan tiga pelaku pemerasan terhadap anggota polisi yang sedang melakukan latihan menyupir mobil di sebuah lapangan di Parigi Baru, Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (26/8/2017) kemarin. Ketiganya berinisial A, 22, P, 27 dan AY, 38.

Kasat Reskrim Polres Tangsel Ajun Komisaris Polisi Alexander Yurikho menerangkan, mulanya ketiga pelaku tersebut meminta uang kepada anggota polisi berinisial GDA, 24, tersebut dengan alasan untuk sewa lapangan. Oleh korban, pelaku diberi uang Rp10 ribu. BACA JUGA : Tolak Dipalak Preman, Imam Dibacok Berkali-kali di Pasar Kemis

"Tapi pelaku tidak mau, malah meminta Rp35 ribu," terang Alex, kepada TangerangNews.com, Minggu (27/8/2017).

Korban mulanya tidak mau memberikan sejumlah uang, namun oleh para pelaku yang diduga oknum anggota salah satu ormas betawi tersebut. Ketiganya kemudian melarang korban untuk memasuki lapangan.

"Akhirnya korban memberikan uang Rp35 ribu itu dan setelah diterima pelaku, oleh korban pelaku di pegang tangannya, kemudian dilaporkan ke Piket Reskrim saat itu," tutur Alexander.

Tak lama kemudian karena lokasi yang tidak jauh dari Mapolsek Pondok Aren, tim berhasil mengamankan para pelaku beserta barang bukti uang sejumlah dua Rp236 ribu. BACA JUGA : Palak Pengusaha Hiburan di Tangsel, Pria mengaku Aparat Diringkus

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku kini dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill