Connect With Us

Kebakaran Hotel Santika Premiere Bintaro Berhasil di Cegah

Muhamad Heru | Selasa, 26 September 2017 | 13:00

| Dibaca : 815

Simulasi Kebakaran di Hotel Santika Premiere Bintaro, Senin (25/9/2017). (@TangerangNews2017 / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com - Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangsel, tiba-tiba terbakar, Senin (25/9/2017). Sejumlah karyawan hotel terjebak di lantai 7 saat kebakaran terjadi.

Titik api bermula dari kamar #732. Karena tidak berhasil dijinakkan dengan hydrant oleh tim Kodalsis Hotel Santika Premiere Bintaro, api semakin membesar dan menyebat ke banguna hotel. Dengan segera pihak hotel menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel dan pihak Kepolisian.

Hotel

         Simulasi Para pegawai keluar meninggalkan area kebakaran.

Setelah tiba di lokasi, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel, dibantu mobil tangga hidrolik dan beberapa unit mobil, berupaya untuk menangani kebakaran bersama tim hotel serta melakukan evakuasi seluruh karyawan dan tamu hotel.

simulasi
           Simulasi Pemadam Kebakaran beusaha memadamkan api.

kamar

Simulasi Pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di kamar #732 Lantai 7.

Tak lama api berhasil dipadamkan dan seluruh tamu serta karyawan hotel berhasil dievakuasi, termasuk tiga orang karyawan dan satu orang dari Damkar yang terjebak di lantai 7.

Namun, 1 orang menjadi korban dengan cedera patah tulang pada bagian kaki dan 1 orang lainnya mendapat luka cedera di kepala dan tangan.

oks

               Simulasi evakuasi Korban Berhasil diselamatkan.

Korban

             Simulasi Para Korban yang berhasil di selamatkan.

Peristiwa ini merupakan bagian dari Simulasi Penanggulangan Kebakaran dan Evakuasi yang dilaksanakan oleh manajemen Hotel Santika Premiere Bintaro yang bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Tangerang Selatan bersama aparat terkait, pada hari Senin 25 September 2017.

“Untuk terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan, kami berupaya menjaga standard tinggi tingkat keamanan dengan pelatihan Fire Drill. Simulasi dengan skenario kondisi seperti kejadian sesungguhnya ini melibatkan seluruh karyawan hotel, agar mereka tanggap dengan apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana kebakaran," ujar Ariestra, General Manager Hotel Santika Premiere Bintaro.

Ariesta menambahkan, latihan dilakukan secara berkala sebagai bentuk antisipasi karyawan agar terlatih dan mampu berkordinasi dengan baik.

"Kami ingin memastikan standard yang tinggi lewat kesigapan karyawan dalam penanganan bencana serta memastikan keselamatan tamu dan karyawan yang menjadi prioritas utama”, tukasnya.

Menurut Ariesta, pengecekan seluruh peralatan penunjang pencegah kebakaran, seperti hydran dan alarm kebakaran juga rutin dilakukan, termasuk pelatihan bagi karyawan terkait tindakan untuk penyelamatan pada saat bencana. "Informasi mengenai evakuasi juga terpasang di semua kamar dan tamu meeting selalu mendapatkan Safety Briefing”, tutup Ariestra.(RAZ)

TOKOH
Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Minggu, 13 Mei 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Budi Sabarudin, salah satu jurnalis Tangerang selain berprofesi sebagai pewarta juga dikenal sebagai pendongeng. Bahkan kiprah pria yang akrab disapa Budi Euy ini telah merambah hingga ke Lampung Selatan.

SPORT
Sirkuit Paramount Jadi Ajang Promosi Kompetisi MotorCross Internasional 2018

Sirkuit Paramount Jadi Ajang Promosi Kompetisi MotorCross Internasional 2018

Selasa, 29 Mei 2018 | 21:34

TANGERANGNEWS.com-Ajang kompetisi motorcross internasional MXGP 2018 kembali digelar. MXGP yang rencananya akan digelar di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 30 Juni-1 Juli

PROPERTI
Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Senin, 19 Februari 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Menghadapi libur Imlek 2018, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie