Connect With Us

Terkena Dampak Pembangunan Gedung DPRD, Kantor Organda Tangsel Memprihatinkan

Muhamad Heru | Rabu, 25 Oktober 2017 | 13:00

Tampak memperihatinkan Kondisi Kantor Organda Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews.com / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Selatan kondisinya karena terkendala dampak pembangunan gedung DPRD setempat yang letaknya bersebelahan. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan para pegawainya karena rawan rubuh.

Ketua Organda Kota Tangerang Selatan Yusro Siregar menjelaskan, kantornya  tersebut sudah setahun dalam kondisi memperihatinkan, karena letak bangunannya persis di belakang kantor DPRD yang sedang dibangun dan direnovasi.

“Saya pun sebelumnya tidak tahu pada saat itu bahwa kantornya terdampak oleh pembangunan gedung dewan yang sedang dibangun,  karna saat itu saya sedang mengikuti Mukernas Organda di Semarang. Padahal kantor organda hanya ini satu-satunya di Tangsel,“ ucapnya.

Setelah mengetahui kantornya terdampak pembangunan gedung dewan yang baru, pihak organda pun mendatangi  Dinas Tata Kota untuk meminta penjelasannya kenapa hal tersebut bisa terjadi.

“Saya perotes, lari ke dinas tata kota mereka pun memohon maaf karena tidak tahu jika gedung dewan yang baru kalo nempel dengan kantor organda. Mereka pun berjanji akan memperbaiki,” jelas Yusro.

Yusro pun menunggu tangung jawab Dinas Tata Kota untuk membenahi kantornya yang terkena dampak. “Yasudah kita tunggu saja,” tukasnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:15

Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill