Connect With Us

2.657 Pengendara Kena Tilang Polres Tangsel dalam Operasi Zebra

Yudi Adiyatna | Selasa, 14 November 2017 | 14:00

Petugas Polisi Wanita (Polwan) Polres Tangsel saat merazia Kendaraan dalam Operasi Zebra yang digelar beberapa waktu lalu. (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Selama dua pekan berlangsungnya operasi Zebra Jaya yang dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Tangsel sejak tanggal 1 November 2017 lalu. Polres Tangsel berhasil menjaring 2.567 pengendara dengan berbagai macam jenis pelanggarannya.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan,  dari total 2.567 pelanggaran, mayoritas pelanggar berasal dari pengendara roda dua.

"Total ada  2.657 pelanggaran, Kendaraan roda dua sebanyak 1.933 pelanggar dan roda empat 724 pelanggar" ungkap Kasat Lantas kepada TangerangNews.com, Selasa (14/11/2017).

Lalu Hedwin menambahkan, jenis pelanggaran terbanyak dan menjadi perhatian khusus pihaknya dalam pelaksanaan operasi kali ini adalah mereka yang melanggar rambu lalu lintas, Kendaraan melawan arus, kelengkapan surat berkendara, hingga penggunaan lampu rotator bagi kendaraan-kendaraan sipil.

"Pelanggaran terbanyak yang kita tindak pelanggaran rambu-rambu lalulintas,” ujarnya.

Pada pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2017 ini angka kecelakaan menurun dibandingkan dengan sebelumnya. Tercatat angka kecelakaan turun sebanyak 40% dibandingkan sebelum digelarnya operasi lalu lintas tersebut.

"Laka berkurang 40 persen selama operasi zebra kali ini," ungkap Kasat Lantas.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill