Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany membuka kegiatan Open Office di Ruang Display, Lobby Kantor Wali Kota Tangsel di Jalan Raya Maruga, Serua, Ciputat, Jumat (17/11/2017) pagi.
Kegiatan yang dilakukan guna menampung aspirasi dan menerima keluhan masyarakat tersebut, telah rutin dilakukan Pemerintah Kota Tangsel setiap Jumat pagi sejak tahun 2015 di setiap minggunya.
Pantauan TangerangNews.com di kegiatan Open Office yang telah dimulai sejak pukul 08.00 WIB tadi ratusan warga yang datang berkelompok dan duduk dalam satu Meja bundar yang telah disiapkan sebelumnya. Airin secara bergantian akan mendatangi meja dan mendengarkan aspirasi warga.
Airin yang hadir mengenakan kebaya encim khas Betawi berwarna putih tersebut, nampak mencatat setiap masukan dari warga yang datang menggunakan Ipad pribadinya dan dibantu beberapa orang staff untuk menindaklanjuti laporan yang diterimanya.
"Warga yang mau ikut Open Office cukup datang pagi hari dan mendaftar untuk mendapatkan antrian," terang Dedi Rafidi, Kepala Bagian Umum dan Protokal Setda Tangsel.
Dedi pun mengungkapkan jika pihaknya tidak membatasi segala hal yang ingin disampaikan masyarakat kepada Wali Kotanya, asalkan tetap mengikuti prosedur dan sesuai aturan yang ada.
"Banyak yang diadukan, persoalan warga seperti banjir, sampah dan yang lainnya. Sebelumnya diadakan setiap rabu, tapi sekarang ganti jadi hari Jumat," ungkapnya.
Salah satu perwakilan masyarakat yang hadir dan bertemu dengan Wali Kota Tangsel pada Jumat pagi ini adalah dari perwakilan Kantor PLN Area Ciputat yang dipimpin oleh Manager yang baru Sigit Ari Murti.
"Silaturahmi, perkenalan saja dengan Ibu Wali Kota, karena saya baru menjabat Manager Area Ciputat ini sejak senin kemarin," ungkap Sigit.(RAZ/HRU)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews