Connect With Us

Aplikasi SIAP-BMD & SP2D Online Pemkot Tangsel Resmi Diluncurkan

Advertorial | Selasa, 21 November 2017 | 19:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, Ketua DPRD Tangsel Moch. Ramlie, Kepala BPKAD Warman Syanudin saat meresmikan Aplikasi SIAP-BMD & SP2D Online, Selasa (21/11/2017). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan dua sistem aplikasi SIAP-BMD dan SP2D Online.

Kedua sistem itu bertujuan untuk lebih memudahkan dan mengefisienkan kinerja aparatur pemerintah Kota Tangsel.

Peresmian peluncuran Sistem aplikasi Pengelolaan Barang Milik Daerah (SIAP-BMD) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online tersebut di gelar di Aula lantai 4 Gedung Balaikota Tangsel, Selasa (21/11/2017).

Hadir dalam kesempatan itu,  Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Warman Syanudin, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Pimpinan dan Anggota DPRD Tangsel, serta Asisten Daerah dan Staf-staf Wali Kota Tangsel.

Dalam sambutannya, Kepala BPKAD Warman Syanudin mengatakan, peluncuran sistem online tersebut difasilitasi oleh Kemendagri yang telah disusun sesuai dengan pedoman kenegaraan.

"Aplikasi SIAP-BMD dan SP2D online mulai terintegrasi dengan SIMRAL. Mudah-mudahan dapat mempermudah dan membantu tugas kita dalam pelaporan keuangan," ujar Warman.

Begitupun dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyampaikan bahwa dirinya mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Keuangan Daerah Karena dimana Kota Tangsel menjadi salah satu daerah yang dipercayai oleh Kemendagri untuk bisa melaksanakan kedua aplikasi online  yang diberikan secara gratis dari Kemendagri.

"Alhamdulillah ini sangat membantu kami, karena ada salah satu hal yang sebelumnya dikerjakan secara manual. Jadi sekarang tidak pusing lagi diakhir dan awal tahun kalau membuat laporan," kata Airin.

Mudah-mudahan, lanjut Airin, aparatur pemerintah Kota Tangsel bisa lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan kinerjanya.

 "Tentunya hal ini sangat sesuai dengan visi misi kami, bahwa menjadikan Tangsel sebagai kota yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing dengan basis teknologi," tutur Airin.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, menyatakan apresiasinya kepada Pemkot Tangsel yang sudah punya komitmen untuk mengimplementasikan bagian dari reformasi di bidang BMD.

"Kota Tangsel kami jadikan dalam  penerapan teknologi berbasis online, Tangsel menjadi satu diantara sedikit daerah yang punya komitmen kuat dan sangat inovatif," kata dia.

Menurutnya jika dalam mengelola barang milik daerah masih menggunakan sistem manual, pasti akan banyak tantangannya. Dengan adanya kedua aplikasi online tersebut tentunya bisa menjawab daripada tantangan itu.

"Kalau masih dilaksanakan secara manual mustahil kita bisa melakukan barang milik daerah, dengan ini (sistem online) tentunya bisa menjawab semua permasalahan itu," imbuh dia.(ADV)

KAB. TANGERANG
Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:04

Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.

SPORT
Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:41

Persita Tangerang resmi menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill