Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan meraih penghargaan sebagai Kota Sehat, melalui penganugerahan Swasti Saba Wiwerda 2017, peringkat tersebut naik dua tatanan dibandingkan tahun sebelumnya meraih Swasti Saba Padapa.
Penghargaan Swasti Saba Wiwerda ini meliputi tiga sampai empat tatanan yang dinilai oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan kali ini ditujukkan bagi Kota Tangsel dengan mengukur empat tatanan yang menjadi objek penilaian, yakni tatanan Perkantoran Sehat, Tatanan Kawasan Pariwisata Sehat, Tatanan Kawasan Permukiman, Sarana Sehat dan Tatanan Kehidupan Masyarakat yang Sehat Mandiri.
Selain itu juga Bank sampah di Kelurahan Benda Baru dengan penilaian satu rumah satu Jumantik, Posbindu, Gang Cantik, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Dirjen Bina Bangsa Kemendagri, Diah Indrajati kepada Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.
Wali kota Tangsel Airin Rachmi Diany, merasa bangga atas penghargaan yang diterima ini. Menurutya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi peningkatan kinerja aparatur Pemkot Tangsel dan masyarakat Kota Tangsel untuk selalu menjaga lingkungan agar lebih baik lagi.
Hal itu menurutnya, menjadi tantangan bagi pembangunan Kota Tangsel terutama bidang kesehatan.
“Dalam pelaksanaannya diperlukan kerja sama antara pemerintah dan Forum Kota Sehat dengan melibatkan peran serta dari semua lapisan masyarakat,” jelasnya.
Penghargaan yang diterima ini, tegas Airin menunjukan Kota Tangsel, kota yang sehat untuk dihuni.
"Kota yang aman, nyaman dan sehat artinya kota kita sangat layak untuk dihuni,” tegasnya.
Tangsel merupakan salah satu Kota/Kabupaten di Indonesia yang mengikuti verifikasi Kota/Kabupaten bersama dengan 173 lainnya yang ada di Indonesia.
"Penghargaan kota sehat ini bertujuan untuk mewujudkan kota yang bersih,nyaman,aman dan sehat yang dilakukan dari berbagai elemen masyarakat,"ungkapnya.
Sementara itu, pelaksana tugas Dinas Kesehatan Kota Tangsel Suhara Manullang mengungkapkan, penilaian yang berkompeten dua tahun sekali ini telah menunjukan Kota Tangsel mengalami peningkatan yang sangat segnifikan.
"Kota Tangsel menambah tatanan Kehidupan Sosial Sehat, sehingga menjadi empat tatanan dan mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wiwerda (Kota Sehat dengan 3-4 tatanan). Karena itu, tahun mendatang Tangsel harus mendapat penghargaan Swasti Saba Wistara (5 tatanan ke atas), atau setidaknya mempertahankannya,"ungkapnya. (ADV)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGBencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews