Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Pihak kepolisian dari Polsek Cisauk dan Polres Tangsel bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan sadis yang menyebabkan tewasnya Siti Nurhayati, 22, warga Komplek Amarapura, Blok F2/18, Kademangan, Setu, Tangsel , Minggu (3/12/2017) semalam.
Kapolsek Cisauk AKP Samosir ketika dihubungi TangerangNews.com, Senin (4/11/2017) mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan terhadap Siti Nurhayati. Timnya sedang bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Nanti sore rencana kita lakukan pengejaran. Saat ini ditangani dua-duanya oleh Polsek dan Polres (Tangsel)," ujar Kapolsek Cisauk.
BACA JUGA: Suasana Haru Selimuti Rumah Duka Perempuan yang Tewas Dianiaya Kekasihnya
Selain itu, Kapolsek Cisauk ini pun mengatakan, hingga kini polisi belum bisa mengungkap motif pelaku pembunuhan pelaku terhadap korbannya tersebut. Dirinya pun belum bisa memastikan apakah pelaku dan korban merupakan sepasang pasangan kekasih seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.
"Kurang lebihnya begitu, tapi kita belum bisa pastikan karena pelaku belum ketangkap," terangnya.
Sebelumnya, Siti Nurhayati diketahui tewas akibat banyaknya luka sayatan senjata tajam di bagian perut, pergelangan tangan dan leher yang diduga dilakukan oleh kekasih yang datang ke rumahnya. Usai menghabisi nyawa korban, pelaku kemudian membawa kabur motor dan ponsel milik korban yang berada di rumahnya tersebut.(RAZ/RGI)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGPenyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews