Connect With Us

Mahasiswa di Ciputat Desak Pacarnya "Main" dengan Teman Sendiri

Yudi Adiyatna | Senin, 12 Februari 2018 | 22:00

| Dibaca : 10292

Ilustrasi Mesum (Wartasumedang.info / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan kembali terjadi di Tangsel. Kali ini seorang pelaku pelecehan atas nama Suwandi alias Wandi berhasil diamankan Satuan Reskrim Polres Tangsel.

Wandi, 22, yang diketahui seorang mahasiswa dan tinggal di RT 02/05 Kelurahan Cipayung, Ciputat ini merupakan teman dekat korban berinisal RSI, 20, perempuan yang dilecehkannya.

BACA JUGA:

Anehnya lagi, Wandi yang saat itu telah menyetubuhi korbannya ini, lalu memaksa korban untuk kembali berhubungan badan dengan temannya yang lai, yang saat itu ia ajak bersamanya, Agoy, 20.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada TangerangBews.com, Senin (12/2/2018) menjelaskan pada Kamis (8/2) pukul 14.00 WIB, unit PPA menyelidiki dan berhasil menangkap pelaku Wandi di daerah Ciputat, Tangerang Selatan.

"Kemudian, kami melakukan pengembangan terhadap pelaku yang kedua yaitu Yoga Tri Handoko alias Agoy. Sekitar pukul 18.00 WIB kami berhasil melakukan penangkapan," kata Alexander

AKP Alexander Yurikho menjelaskan kasus yang terjadi pada 10 Desember 2017 lalu sekitar pukul 22.50 ini bermula ketika korban diminta oleh Wandi untuk bertemu dan memesan kamar di Apartemen Green Lake View, Ciputat. 

Sesampainya di kamar, Wandi pun mendatangi kamar korban diikuti oleh temannya, Agoy. Tak lama, Wandi pun mengajak korban sekaligus pacarnya tersebut untuk berhubungan badan dengannya.

"Sempat ditolak oleh korban soalnya malu karena dilihat temannya Wandi si Agoy. Tetapi Wandi membujuk korban lalu korban pun mengiyakan ajakan hubungan badan tersebut," ungkap Alexander.

Seusai memenuhi nafsu bejatnya, tidak disangka-sangka Wandi memaksa korban untuk 'bermain' juga dengan temannya, Agoy. Jika korban tidak melakukan, korban diancam akan dihabisi nyawanya.

"Lu harus main sama teman gue, kalau engga main, gue matiin lu," ancam Wandi kepada korban.

Dengan bejatnya, Agoy pun mencabuli korban dengan memegang buah dada korban dan alat vital korban dilecehkan dengan tangan. 

Penyidik pun mendapati barang bukti visum et repertum dan satu buah buku mutasi Apartemen Green Lake View.

Sesuai dengan perbuatannya kedua pelaku terancam hukuman 9 tahun menurut pasal 289 KUHP. Sampai saat ini, pelaku sudah ditahan dan masih dalam proses pemeriksaan oleh Sat Reskrim Tangsel.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Luar Biasa! Pemkab Tangerang Raih WTP 11 Kali Berturut-turut

Luar Biasa! Pemkab Tangerang Raih WTP 11 Kali Berturut-turut

Rabu, 22 Mei 2019 | 19:20

TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang kembali meraih hasil gemilang dalam mendapatkan penilaian opini dari BPK Perwakilan Banten. Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) itu 11 kali diraih secara berturut-turut, Rabu (22/5/2019).

BISNIS
Melihat Aktivitas Perajin Tempe di Tangerang yang Omzet Perhari Capai Rp1 Juta

Melihat Aktivitas Perajin Tempe di Tangerang yang Omzet Perhari Capai Rp1 Juta

Selasa, 2 April 2019 | 19:09

TANGERANGNEWS.com-Para perajin tempe di lingkungan RT 03/02, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang tampak begitu

HIBURAN
Rindu Liburan Bernuansa Pedesaan dengan Suhu Dingin?  Datang ke ICEFEST 2019 Yuk

Rindu Liburan Bernuansa Pedesaan dengan Suhu Dingin? Datang ke ICEFEST 2019 Yuk

Kamis, 11 April 2019 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Bagi anda yang rindu liburan bernuansa pedesaan dengan suhu sangat dingin, mari kita datang ke ICEFEST 2019 pada 19 - 29 Desember di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Keluarga Korban di Batu Ceper Minta Usut Tuntas Pelaku Penembakan

Keluarga Korban di Batu Ceper Minta Usut Tuntas Pelaku Penembakan

Rabu, 22 Mei 2019 | 21:02

TANGERANGNEWS.com-Keluarga korban meminta institusi penegak hukum mengusut tuntas pelaku penembakan yang menewaskan Bahtiar Alamsyah, 23 tahun dalam aksi demo di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

"Jurnalisme, karena menyangkut pengumpulan informasi, sedikit berbeda dari pekerjaan intelijen. Dalam penilaian saya, pekerjaan seorang jurnalis sangat menarik."

Vladimir Putin (Presiden Rusia)