Connect With Us

Polisi Cek Kejiwaan Mahasiswa Ciputat Yang Berbagi Kekasih

Yudi Adiyatna | Selasa, 13 Februari 2018 | 13:00

Ilustrasi mesum (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Kasus persetubuhan oleh Wandi yang memaksa kekasihnya RSI,20, untuk melayani nafsu bejat rekannya sendiri di Apartemen Green Lake View Ciputat menjadi perhatian.

Anehnya lagi Wandi yang berstatus seorang Mahasiswa di sebuah kampus swasta di Tangsel ini bahkan mengancam akan membunuh kekasihnya tersebut jika tidak mau melayani temannya tersebut di hadapannya.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Selasa (13/2/2018) mengatakan, hingga kini, pihak kepolisian menduga jika motif Wandi melakukan hal tersebut adalah untuk penyaluran hasrat seksualnya.  Apalagi pasangan remaja ini belum terikat status pernikahan.

Alex pun membantah jika Wandi melakukan hal tersebut karena diimingi sejumlah uang oleh rekannya sendiri untuk melakukan persetubuhan dengan kekasihnya tersebut.

"Penyaluran hasrat seksual, bukan karena diimingi uang," tutur Alexander.

Pihak penyidik pun saat ini tutur Alex, sedang memeriksakan kondisi kejiwaan pelaku untuk memastikan apakah pelaku memiliki kelainan seks, dengan memeriksakan ke bagian Psikologi SDM Polda Metro Jaya.

"Kejiwaannya sedang kita cek. Tapi yang pasti korban terpaksa melakukan hubungan itu dibawah paksaan pelaku, bukan karena iming-iming hal lain," imbuhnya.

Perlakuan bejat Wandi terhadap RSI berlangsung pada 10 Desember 2017 lalu, sekta pukul 22.50 WIB. Ketika itu, Wandi ditemani Agoy mendatangi kekasihnya, RSI, yang sudah memesan kamar di Apartemen Green Lake View Ciputat, Tangsel

Saat bertamu, Wandi lantas merayu RSI berhubungan badan. Meski awalnya korban menolak karena sedang ada Agoy di kamar itu. Namun pada akhirnya tetap terjadi persetubuhan diantara sejoli ini.

Tragisnya, setelah puas melampiaskan nafsu birahi, Wandi memaksa agar RSI juga bergantian melakukan hubungan badan di tempat yang sama dengan temannya, Agoy. Kontan saja permintaan aneh itu ditolak oleh korban.

Korban tak berdaya melawan, karena Wandi mengancam akan menghabisinya. Sejurus kemudian Agoy pun datang dan langsung melakukan tindak pencabulan dengan meremas payudara, hingga memasukkan jari-jarinya ke bagian vital  RSI.(DBI/HRU)

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill