Connect With Us

Raperda Pelestarian Budaya Betawi Tangsel Mulai Diusulkan

Yudi Adiyatna | Kamis, 22 Februari 2018 | 21:00

| Dibaca : 1039

Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelestarian Kebudayaan Betawi di Gedung DPRD Tangsel, Serpong, Kamis (22/2/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Draft usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelestarian Kebudayaan Betawi Kota Tangsel resmi diserahkan langsung oleh Anggota DPRD Kota Tangsel pengusul, kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangsel lainnya, dalam rapat Paripurna di Gedung DPRD Tangsel, Serpong, Kamis (22/2/2018) siang tadi.

Dalam rapat paripurna kali ini nampak dihadiri tidak hanya oleh anggota DPRD Tangsel saja, puluhan tokoh masyarakat betawi Kota Tangsel dari organisasi Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Kota Tangsel pun ikut hadir mengawal rancangan peraturan daerah tersebut.

Usulan Raperda tersebut sendiri langsung diserahkan oleh Syihabuddin Hasyim anggota DPRD yang merupakan perwakilan dari pengusul Raperda tersebut, dan diserahkan langsung kepada pimpinan DPRD Kota Tangsel. Untuk selanjtunya, usulan itu akan dirapatkan bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

Syihab mengatakan, Raperda ini lahir karena belum tersedianya peraturan daerah yang mengatur secara khusus terkait budaya Betawi di Kota Tangsel, sehingga menjadi kendala dalam pelaksanaan pengembangan dan pelestarian budaya Betawi di Kota Tangsel saat ini.

“Kita kan selama ini belum ada payung hukum khusus terkait Kebudayaan Betawi Kota Tangsel, sehingga dalam pengembangan dan pelestarian budaya Betawi yang ada sangat terkendala, hingga akhirnya teman-teman dewan sepakat untuk menginisiasi Raperda ini,” ungkap Syihabudin.

Menurutnya, selain faktor keunikan dan kekhasan budaya Betawi sendiri akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan kepariwisataan di Kota Tangsel.

“Kami takut, kebudayaan yang sangat baik dan bagus ini jika tidak kita lindungi dengan payung hukum akan hilang begitu saja ditelan zaman. Makanya bagi kami regulasi ini sangat penting keberadaannya,” ungkapnya.

Sedangkan poin penting dalam Raperda ini ialah, nantinya akan mengatur tentang program pelestarian budaya, seperti tarian betawi, bahasa, dan juga pakaian adat Betawi yang ada di Kota Tangsel.

“Banyak nanti yang diprogramkan, seperti bahasa ini, akan ada seperti kamus atau buku tertentu yang akan kami upayakan masuk ke dalam kurikulum sekolah. Dan juga seperti sanggar tarian, dan juga mengenai pakaian adat, nantinya setiap kegiatan hari besar maka harus menggunakan pakaian adat Betawi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Bamus Betawi Kota Tangsel, Toto Sudarto, yang juga hadir dalam paripurna itu, mengatakan pihaknya sangat menyambut baik adanya usulan Raperda tersebut.

“Kami sangat bahagia dan menyambut baik, ini bentuk kita semua yang ada di Kota Tangsel, benar-benar peduli akan kebudayaan asli daerah ini, sehingga perlu dibuatkan payung hukumnya,” ungkapnya.

Toto juga mengatakan, Bamus Betawi Kota Tangsel, juga siap memberikan kontribusinya dalam pembahasan kajian Raperda tersebut.

“Kami jakan siap memberikan kobntribusi dalam pembahasan Raperda ini, agar seluruh aspek kebudayaan Betawi seluruhnya masuk ke dalam regulasi ini,” pungkas pria yang juga Kepala Disdukcapil ini.(RAZ/HRU)

BANDARA
Polisi Sebut Lucinta Luna Positif Konsumsi Amfetamin

Polisi Sebut Lucinta Luna Positif Konsumsi Amfetamin

Senin, 17 Februari 2020 | 20:19

TANGERANGNEWS.com–Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan artis Lucinta Luna positif mengonsumsi Amfetamin yang

TANGSEL
Anak Berkebutuhan Khusus di Tangsel Jadi Korban Bullying di Sosmed

Anak Berkebutuhan Khusus di Tangsel Jadi Korban Bullying di Sosmed

Jumat, 21 Februari 2020 | 19:09

TANGERANGNEWS.com-Divalah, 17, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan diagnosa Seckel Syndrome, warga Kecamatan Pondok Aren,

HIBURAN
Pekik Rabu Pagi Enigma di Jalan Gading Serpong

Pekik Rabu Pagi Enigma di Jalan Gading Serpong

Rabu, 29 Januari 2020 | 11:00

TANGERANGNEWS.com-Pekik kurang lebih sekitar 10 pemuda langsung memecah kesunyian malam di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Gading Serpong, Serpong Utara, Kabupaten Tangerang pada Rabu (29/01/2020) sekitar pukul 02.30 WIB.

BANTEN
Adu Jago Modifikasi Honda Freed Digelar di Terminal Eksekutif Merak

Adu Jago Modifikasi Honda Freed Digelar di Terminal Eksekutif Merak

Sabtu, 22 Februari 2020 | 13:32

TANGERANGNEWS.com-Adu jago modifikasi mobil Honda Freed digelar di Terminal Eksekutif Sosoro Merak, Banten. Kontes itu digelar dalam rangka event Saraya Fest 4.

"Percayalah Anda Bisa, Saat Ini Anda Telah Setengah Jalan Mencapainya"

Theodore Roosevelt