Connect With Us

Mayat Bocah di Situ Sasak Pamulang Muncul Mendadak

Yudi Adiyatna | Sabtu, 10 Maret 2018 | 17:00

mayat bocah di Situ Sasak, Kota Tangsel. (@TangerangNews.com 2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Warga Sasak Tinggi, Pamulang, Kota Tangsel digegerkan dengan penemuan mayat anak laki-laki tanpa identitas yang mengambang di pintu air situ Sasak, Sabtu (10/3/2018) pagi tadi.

Korban yang diperkirakan berusia 10 sampai 15 tahun tersebut diduga tewas karena tenggelam dan terbawa arus. Menurut keterangan Nahdori,47, saksi mata yang pertama kali melihat keberadaan bocah tersebut, dirinya terkejut melihat dari kejauhan ada mayat anak kecil yang mengambang ditengah situ.
 

"Saya bawa motor pelan dan melihat dari jauh seperti mayat mengambang dan langsung mendekatinya bersama warga lain," ujarnya, Sabtu (10/3/2018). Peristiwa menghebohkan tersebut pun lantas dilaporkan ke pihak Kepolisian.

"Benar, tim tiga Reskrim yang sedang piket langsung ke TKP. Dugaan mayat anak laki-laki tersebut tenggelam hingga meninggal," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi pun belum bisa menentukan identitas jasad tersebut dan meminta warga yang merasa kehilangan anaknya untuk melapor ke pihak kepolisian.

"Dugaan kami usia korban antara 10 sampai 15 tahun. Jasadnya langsung kami bawa ke RS Polri untuk proses selanjutnya," ucap Alex. (DBI)

KOTA TANGERANG
Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 | 12:41

Tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill