Connect With Us

Modal Kejujuran & Kerja Keras, Wagimin Pedagang Ayam Idaman di Pasmod BSD

Yudi Adiyatna | Rabu, 21 Maret 2018 | 16:00

Wagimin Pedagang Ayam Idaman di Pasar Modern BSD City (Pasmod BSD), Serpong, Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Kesuksesan yang dicapai setiap orang tentu memiliki nilai juang dan hambatan tersendiri yang masing-masing dilaluinya. Dengan mimpi besar yang ingin dicapai, usaha yang gigih menjadi motivasi utama untuk meraih kesuksesan meski dengan cara yang tidak mudah.

Terkadang meraih kesuksesan berangkat dari hal yang paling sederhana, yakni kejujuran hati dan tekad yang kuat. Kedua hal itu yang selalu dipegang erat oleh Wagimin, salah satu pedagang ayam di Pasar Modern BSD City (Pasmod BSD), Serpong, Tangsel.

Pria kelahiran 1976 asal Kebumen ini tertantang untuk memulai kisah perjalanannya meraih kesuksesan menjadi seorang pedagang ayam di Pasmod BSD.

‘’Saya memutuskan berjualan ayam karena ingin memperbaiki ekonomi bapak dan ibu saya sebagai Petani di Kebumen Jawa Tengah. Kemiskinan membuat saya merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pegawai berpenghasilan Rp 400.000 perbulan tidak mencukupi, hingga akhirnya saya memutar otak berjualan ayam dan alhamdulilah omzet perharinya kini mencapai Rp 24,5 juta,” tutur Wagimin.

Wagimin yang tidak tamat SD ini dahulunya hanya bekerja menjaga kambing dan sapi milik orang lain untuk membantu ekonomi orang tua. Kemudian tahun 1992 saya mencoba mengadu nasib ke Jakarta. Di Jakarta, dirinya bekerja berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya menjadi seorang pegawai.

Bermodalkan kejujuran dan tekad yang kuat untuk meraih mimpi membangun keluarga, anak ketujuh dari sembilan bersaudara ini akhirnya banting setir.

“Saya memutuskan untuk berhenti menjadi pegawai pasar dan mulai berjualan ayam pertama kali di pasar modern BSD City di tahun 2004, dan diawal hanya bermodalkan sebesar Rp 500.000 untuk menyewa lapak ukuran 2x2 Meter’’," terangnya.

Gimin menambahkan, mulanya untuk berjulan dirinya dipercaya untuk mengambil ayam dari peternakan yang ada di daerah Ciputat dan bayarnya nanti setelah ayamnya terjual.

“Saya ketika memulai usaha jualan ayam, setiap jam 8 malam menginap di kandang ayam di sebuah peternakan ayam. Kemudian jam 3 dini hari mulai memilih ayam kualitas bagus dan memotong ayam segar siap jual untuk dibawa ke Pasmod BSD . Itu saya jalani selama beberapa tahun,” kisahnya.

Di awal usahanya Gimin hanya dapat menjual sekitar 30 sampai 40 ekor ayam per harinya, tetapi seiring dengan usaha yang keras, kini Gimin mampu menjual hingga 700 ekor dengan kisaran omzet mencapai kurang lebih Rp24,5 juta per hari.

“Saya selalu menepati janji ke pemilik peternakan soal waktu pembayaran ayam, jika itu dilakukan Insya Allah usaha kita lancar. Kita harus percaya, berjualan kan harus ada modal, seperti mau belanja kan harus punya uang. Bermodal kepercayaan aja,” ujar ayah dari dua orang anak ini.

Wagimin juga mengungkapkan rasa syukur dengan dibangunnya Pasmod BSD. “Ya manfaat adanya Pasar Modern ini kan BSD juga jadi semakin maju, pengunjung jadi banyak yang dari luar-luar, dulu masih kecil dan sempit, sekarang pasar jadi bersih, jadi banyak yang ingin datang, kalau pengunjung banyak yang datang kita juga naik keuntungannya,” tutur Gimin.

Dengan kesuksesan yang telah diraihnya saat ini, Gimin dengan mantap mengungkapkan harapannya terhadap masa depan keluarga yang menjadi motivasi awal dirinya mengejar mimpi.

“Saya pengen anak saya sekolah yang tinggi, jangan kaya bapaknya, bapaknya kan enggak sekolah, kalau untuk jadi pedagang ya nanti. Jadi sekolah yang tinggi dulu aja, kalau wawasan dan ilmu lebih luas kan ngapain aja bisa,” jelasnya.(RAZ/HRU)

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KOTA TANGERANG
Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemkot Tangerang Buka Ruang Ekspresi Lewat Muda-Mudi Fest

Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemkot Tangerang Buka Ruang Ekspresi Lewat Muda-Mudi Fest

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:28

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran strategis generasi muda guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill