Connect With Us

Panwas Tangsel Temukan Empat Dugaan Pelanggaran , Satu Diteruskan Ke Airin

Yudi Adiyatna | Selasa, 27 Maret 2018 | 18:00

Netralitas ASN/PNS pada Pemilu 2019. (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sepanjang bulan Januari hingga Maret 2018 Panwaslu Kota Tangerang Selatan memproses sebanyak empat laporan dugaan temuan pelanggaran yang berkaitan dengan Netralitas Aparatur sipil negara (ASN).  Selain itu penyelenggara Pemilu dan Partai Politik juga diduga melakukan kegiatan kampanye mencuri start Pemilu.

Keempat pelanggaran tersebut diantaranya, dugaan keterlibatan anggota PPK sebagai anggota partai yang diputuskan tidak terbukti. Dugaan pelanggaran curi start kampanye oleh salah satu partai yang diputuskan dengan memberikan sanksi kepada pengurus DPC Partai.

BACA JUGA:

Dugaan keterlibatan anggota PPS sebagai anggota partai yang masih dalam proses verifikasi. Dan terakhir terkait keterlibatan delapan Plt Lurah dan seorang  Sekretaris Lurah sebagai anggota partai yang diputuskan ditindaklanjuti kepada Wali Kota Tangsel.

"Sudah ada empat temuan dugaan pelanggaran yang kita terima, ada satu temuan yg tidak dapat kita lanjuti . Satu temuan sedang di proses,  satu temuan sudah kita teruskan untuk ditindak lanjuti ke Wali Kota, Satu temuan lagi sudah dilanjuti," ucap Ketua Panwaslu Tangsel Aas Satibi kepada Tangerangnews.com ketika ditemui di Kantor Panwaslu Tangsel, Selasa (27/3/2018).



Dilanjutkan Aas, laporan yang diteruskan ke Wali Kota tersebut dikarenakan bukan merupakan ranah pelanggaran pemilu. Tetapi terkait dengan aturan UU lainnya yang bukan menjadi domain pengawas pemilu.

"Karena ini terkait pelanggaran UU lain, maka kita serahkan tindaklanjutnya kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Pemkot Tangsel,"terangnya lagi.

Adapun delapan Plt Lurah dan seorang Sekel yang namanya sempat menjadi terlapor di Panwaslu Tangsel diantaranya, H.Abdillah,HS, H.Nasan Wijaya, H.Edi Junaedi,OO Madiyah Sugianto,Mahfud Budiawan,H.Sulaeman Limbong,Saadon Aja Asmira,Saih Tahir,dan Abdul Hani.(DBI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20

GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill