Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya sejak pukul 14.00 siang tadi telah mengakibatkan beberapa titik di Kota Tangsel terendam.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, derasnya hujan yang tinggi mengakibatkab drainase yang ada tidak dapat menampung debit air. Selain itu terdapat kebocoran pada tanggul di Kali Serua, Kampung Bulak.
BACA JUGA:
"Banjir dengan genangan cukup tinggi terjadi di Kampung Bulak RT 02/ 04 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren dan di Pondok Maharta," jelas Benyamin.

Terjadi longsor di kawasan Graha Raya Bintaro dan Perumahan BPI Pamulang.
Akibat banjir tersebut ketinggian genangan di sekitar pemukiman warga mencapai 60 sentimeter. Terdapat 15 kepala keluarga terdampak yang rumahnya terendam banjir.
"Air mulai naik dari pukul 14.00 dan pada pukul 17.00 air sudah surut serta kondisi sudah normal kembali," jelasnya.
Selain di dua lokasi tersebut, di wilayah Tangsel juga terdapat beberapa titik banjir. Bahkan terjadi longsor seperti yang terjadi di kawasan Graha Raya Bintaro dan Perumahan BPI Pamulang.(DBI/RGI)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews