Connect With Us

Lagi, Hujan Deras Rendam dan Longsor di Tangsel

Yudi Adiyatna | Minggu, 22 April 2018 | 19:00

Akibat hujan deras terjadi Banjir dengan genangan cukup tinggi terjadi di Kp. Bulak RT. 02 RW. 04 Kelurahan Pondok Kacang Timur. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya sejak pukul 14.00 siang tadi telah mengakibatkan beberapa titik di Kota Tangsel terendam.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan,  derasnya hujan yang tinggi mengakibatkab  drainase yang ada tidak dapat menampung debit air.  Selain itu terdapat kebocoran pada tanggul di Kali Serua, Kampung Bulak.

BACA JUGA:

"Banjir dengan genangan cukup tinggi terjadi di Kampung Bulak RT 02/ 04 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren dan di Pondok Maharta," jelas Benyamin.

     Terjadi longsor di kawasan Graha Raya Bintaro dan Perumahan BPI Pamulang.

Akibat banjir tersebut ketinggian genangan di sekitar pemukiman warga mencapai 60 sentimeter.  Terdapat 15 kepala keluarga terdampak yang rumahnya terendam banjir.

"Air mulai naik dari pukul 14.00 dan pada pukul 17.00 air sudah surut serta kondisi sudah normal kembali," jelasnya.

Selain di dua lokasi tersebut, di wilayah Tangsel juga terdapat beberapa titik banjir.  Bahkan terjadi longsor  seperti yang terjadi di kawasan Graha Raya Bintaro dan Perumahan BPI Pamulang.(DBI/RGI)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill