Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya sejak pukul 14.00 siang tadi telah mengakibatkan beberapa titik di Kota Tangsel terendam.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, derasnya hujan yang tinggi mengakibatkab drainase yang ada tidak dapat menampung debit air. Selain itu terdapat kebocoran pada tanggul di Kali Serua, Kampung Bulak.
BACA JUGA:
"Banjir dengan genangan cukup tinggi terjadi di Kampung Bulak RT 02/ 04 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren dan di Pondok Maharta," jelas Benyamin.

Terjadi longsor di kawasan Graha Raya Bintaro dan Perumahan BPI Pamulang.
Akibat banjir tersebut ketinggian genangan di sekitar pemukiman warga mencapai 60 sentimeter. Terdapat 15 kepala keluarga terdampak yang rumahnya terendam banjir.
"Air mulai naik dari pukul 14.00 dan pada pukul 17.00 air sudah surut serta kondisi sudah normal kembali," jelasnya.
Selain di dua lokasi tersebut, di wilayah Tangsel juga terdapat beberapa titik banjir. Bahkan terjadi longsor seperti yang terjadi di kawasan Graha Raya Bintaro dan Perumahan BPI Pamulang.(DBI/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews