Connect With Us

Kemendag Sebut SPBU Curang di Ciputat Raup Rp2 Miliar

Yudi Adiyatna | Kamis, 3 Mei 2018 | 08:00

| Dibaca : 1925

Petugas Direktorat Kemetrologian didampingi UPT Kemetrologian Dinas Perdagangan Tangsel mengecek langsung keberadaan mesin nozzle yang berada di pom bensin Tangsel, Rabu (2/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Kemetrologian Kementerian Perdagangan meninjau langsung keberadaan SPBU 34-15408 di Jalan Merpati Raya, Ciputat Tangsel yang telah diungkap modus kecurangannya oleh penyidik Direktorat Khusus Kriminal Polda Metro Jaya pada Selasa (1/4/2018) kemarin.

Dalam peninjauannya tersebut, petugas Direktorat Kemetrologian yang didampingi UPT Kemetrologian Dinas Perdagangan Tangsel mengecek langsung keberadaan empat mesin nozzle yang berada di SPBU tersebut. Sebab, SPBU itu telah terbukti mengurangi takaran kepada konsumennya tersebut.

Dari pemeriksaan tersebut diketahui bahwa salah satu stasiun tidak bertanda uji tera dengan sah. Sementara tiga lainnya bertanda sah berdasarkan ketetapan tahun 2017. Namun beberapa pelaratan mesin ditambahkan, hal ini yang mendasari bahwa SPBU tersebut melakukan kecurangan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, dan dilakukan uji tera keempat stasiun itu tidak mengeluarkan bahan bakar yang sesuai dengan ukuran. Dengan batas kesalahan 0,5 persen," ujar Nona Martin,Kasie Subdit Penegakan Hukum Direktorat Kemetrologian usai melakukan penyelidikan, Rabu (2/4/2018).

Nona menyebutkan, bahwa operator SPBU tersebut melakukan tindakan kecurangan jarak jauh dengan menggunakan remote. Agar banyaknya BBM bisa lebih sedikit dibandingkan yang sudah ditetapkan.

"Jadi operator menggunakan remote dari ruang manajemen. Jika dinyalakan maka jumlah takaran BBM akan berkurang. Jumlah berkurangnya yakni per 20 liter berkurang sebanyak 800 mililiter sampai 1,2 liter dengan total kerugian mencapai Rp2 miliar sejak 3 tahun terakhir," kata Nona.

Sementara itu Kepala UPT Metrologi Kota Tangerang Selatan Kusnan mengatakan kecurangan ini dilakukan kepada seluruh pembeli. "Jadi modusnya tidak secara acak. Semua pembeli takaran BBM nya dikurangi," kata dia.

Untuk mengantisipasi hal ini kembali terjadi, Kusnan akan semakin memperketat pengawasan terhadap SPBU yang ada di Kota Tangsel. Dengan cara melakukan rutin Uji Tera secara berkala(DBI/RGI)

SPORT
Ditekuk Kalteng Putra, Persita Gagal Promosi ke Liga 1

Ditekuk Kalteng Putra, Persita Gagal Promosi ke Liga 1

Selasa, 4 Desember 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Langkah skuad Pendekar Cisadane, Persita untuk masuk ke promosi Liga 1 terhenti setelah kalah saat bertanding melawan Kalteng Putra di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (4/12/2018).

TANGSEL
Ditunda, Pemilihan Pemimpin Baru di Konfercab Ansor Tangsel Gagal

Ditunda, Pemilihan Pemimpin Baru di Konfercab Ansor Tangsel Gagal

Minggu, 20 Januari 2019 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Ansor Tangerang Selatan (PC Ansor Tangsel) yang berlangsung di Pondok Pesantren Assa'adah, Setu, Sabtu (19/1/2019), kemarin berakhir tanpa adanya keputusan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Tips Sukses Sandiaga Uno untuk Milenial di Kota Tangerang

Ini Tips Sukses Sandiaga Uno untuk Milenial di Kota Tangerang

Selasa, 15 Januari 2019 | 13:46

TANGERANGNEWS.com-Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menggelar diskusi dengan kaum milenial di Warung Upnormal, Modernland,

"Tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi seperti apa yang Anda inginkan."

George Elliot