Connect With Us

City Indonesia Gelar Berbagai Kegiatan Sosial Melalui GCD 2018

Muhamad Heru | Senin, 7 Mei 2018 | 00:00

Acara Global Comumunity Day (GCD) 2018 di The Breeze Bumi Serpong Damai (BSD), Minggu (6/5/2018). (@TangerangNews/2018 / Muhamad Heru)


TANGERANGNEWS.com-Global Comumunity Day (GCD) 2018 di Indonesia melakukan kegiatan sosial bertemakan "Our Care For You" dengan melibatkan 150 City Volunters dan lima NGO Mitra meliputi Yayasan Tri Asih, Yayasan Pembinaan Anak Cacat, Yayasan Cinta Anak Bangsa, Prestasi Junior Indonesia dan Panti Tresna Werdha Budi Mulia.

Kali ini acara tersebut diselenggarakan di The Breeze Bumi Serpong Damai (BSD), Minggu (6/5/2018). Adapun Kegiatannya diikuti oleh sekitar 3.000 karyawan dan keluarga City lndonesia, acara itupun di isi dengan perlombaan mewarnai 500 T-shirt dengan kata-kata motivasi yang mana sebagai bentuk kepedulian terbadap anak-anak, remaja, penyandang cacat, wanita dan masyarakat usia lanjut.

GCD

Chief Executive Afloat GTI Melanesia Batara Sianturi mengatakan, kegiatan tahunan ini berfokus pada berbagai kebutuhan lokal mulai dari revitalisasi perkotaan, pelestarian lingkungan hingga literasi dan pendidikan.

"Tahun ini City lndonesia merayakan 50 tahun dedikasi untuk Indonesia. Sebagai bank berskala global, Global Community Day merupakan inisiatif global dari Citi dalam menunjukkan komitmen guna memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan kepada komunitas dimana kami beroperasi. Tahun ini adalah tahun ke-13 diadakannya Global Community Day dan hingga saat ini lebih dari 2 juta jam layanan sosial telah disumbangkan oleh Citi Volunteers diseluruh dunia," ungkapnya.

Dalam acara tersebut turut hadir dari perwakilan Pemkot Tangsel Suharno sebagai staf ahli Wali Kota Tangsel Airin,  yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bagus sekali untuk masyarakat, semoga para stakholder swasta yang berada di wilayah Tangsel turut juga mengadakan kegiatan sosial seperti acara Global Community Day 2018 ini.

"Saya percaya bahwa kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat dapat ditingkatkan dengan memberdayakan dan memberikan akses kepada pendidikan dan pengetahuan. Kami di Kota Tangsel mempunyai visi untuk menjadikan Kota Tangsel sebagai kota yang cerdas, berdaya saing, berkualitas, berbasis teknologi dan inovasi," tuturnya.

Global Community Day pada tahun ini menyasar Iima kelompok masyarakat yaitu anak-anak, remaja, penyandang cacat, wanita dan masyarakat lanjut usia, yang merupakan upaya nyata City Indonesia untuk menciptakan kesempatan meraih kualitas hidup yang lebih baik bagi mereka.(RAZ/HRU)

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

KAB. TANGERANG
Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:14

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill